TNI Luruskan Narasi Viral Babinsa Lebih Utamakan Kopdes daripada Sekolah di NTT

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 09 Juni 2026 | 14:14 WIB
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Foto/Ist)
Ilustrasi Kopdes Merah Putih. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Markas Besar (Mabes) TNI meluruskan soal viral di media sosial (medsos) narasi “Babinsa lebih mengutamakan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) daripada sekolah” di Desa Niawula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen Muhammad Nas menegaskan isu yang beredar di media sosial tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

“Saya yakin Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu sekalian sudah pasti melihat kejadian di SD Niawula NTT. Ada katanya dipotong beritanya, videonya, ‘menggusur sekolah’. Yang bahaya caption-nya, ‘Babinsa lebih mengutamakan Kopdes daripada sekolah’,” kata Nas kepada wartawan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Sebab, lanjut Nas, dari keterangan di lapangan kehadiran prajurit di lokasi untuk membantu petugas pengerjaan proyek. Karena, pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) berada di belakang sekolah.

“Ternyata rekan-rekan sekalian, bukan menggusur sekolah. Bukan Kopdes untuk menggantikan sekolah, bukan. Kopdes itu dibangun di belakang sekolah,” ujar Nas. 

Alhasil, Nas menyebut pembongkaran dengan alat barat dilakukan karena akses menuju titik pembangunan Kopdes terlalu sempit. Jadi, alat berat harus melintas di area belakang sekitar sekolah, namun saat bermanuver, mengenai salah satu tiang di pojok bangunan sekolah.

“Si petugas Dandim dan Babinsa berkoordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah daerah ‘Pak Lurah, Kepala Desa. Boleh enggak ini kita geser sebentar, Pak, tiang ini?’. (Katanya) ‘Boleh, silakan’. Jadi tiang sekolah itu digeser untuk manuver alat sebentar, setelah itu akan diperbaiki kembali,” bebernya.

Dari informasi dihimpun, kejadian di SDN Wolomoni di Desa Niawula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) viral setelah ada anggota Babinsa yang membantu pekerja proyek.

Bangunan sekolah mengalami kerusakan saat aktivitas pembukaan akses alat berat untuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di belakang sekolah pada Jumat (5/6/2026).

Namun, setelah kerusakan ini, kondisi bangunan dari di SDN Wolomoni dilaporkan telah dilakukan perbaikan pada Minggu (7/6/2026). Sementara itu, pembangunan bangunan KDMP dihentikan sementara agar tidak merusak bangunan sekolah.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: