Alwi Farhan Ungkap Rahasia Jinakkan Lakshya Sen di Indonesia Open 2026

Oleh: Tarmizi Hamdi
Selasa, 02 Juni 2026 | 21:14 WIB
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan di Indonesia Open 2026. (Foto/doc. Indonesia Open 2026)
Tunggal putra bulu tangkis Indonesia Alwi Farhan di Indonesia Open 2026. (Foto/doc. Indonesia Open 2026)

BeritaNasional.com - Tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan, sukses menciptakan kejutan besar pada babak pertama Polytron Indonesia Open 2026. 

Bermain di hadapan publik Istora Senayan, Jakarta, pada Selasa (2/6/2026), Alwi berhasil menumbangkan wakil andalan India, Lakshya Sen.

Hebatnya, Alwi menyudahi perlawanan pemain top dunia tersebut lewat pertarungan straight game langsung yang sangat intens dengan skor meyakinkan 21-19, 21-16.

Di balik kemenangan fantastis tersebut, Alwi ternyata harus bertarung habis-habisan melawan keterbatasan fisiknya. Jadwal turnamen yang padat secara beruntun (back-to-back) diakui Alwi sempat menguras habis energi dan fokusnya.

"Beberapa tur, beberapa pemain sudah melakukan turnamen back-to-back, begitupun juga saya. Jadi, mungkin secara physically dan mentally pasti capek, tapi saya tadi mencoba meng-push diri saya agar lebih keinginan menangnya lebih besar, jadi alhamdulillah saya bisa menjalankan apa yang diinstruksikan juga dengan dari pelatih," ungkap Alwi dalam sesi konferensi pers usai laga.

Perjalanan Kilat dari Semifinal ke Istora

Tantangan yang dihadapi Alwi memang tidak main-main. Sebelum menginjakkan kaki di Istora, ia baru saja menyelesaikan laga semifinal di turnamen sebelumnya pada Sabtu malam, lalu harus langsung menempuh perjalanan pulang yang sangat mepet ke Indonesia.

"Ya, tantangannya lebih dari pikirannya sih karena... dan badannya juga karena yang kita tahu saya habis main semifinal di hari Sabtu, cukup malam. Keesokan harinya saya pulang ke Indonesia buru-buru, segalanya di-prepare. Ya, tapi it is what it is, saya bisa berhasil menang, alhamdulillah. So, saya harap di next round saya bisa mengeluarkan apa yang sudah saya latih," tuturnya.

Meski dihantam kelelahan luar biasa, magis Istora Senayan terbukti ampuh menjadi penawar lelah bagi pemain muda ini. Kerinduan akan atmosfer luar biasa dari suporter tanah air membakar kembali semangat juangnya di lapangan.

"Selalu senang, bangga, excited, seru, bisa bermain kembali di Istora. Suatu, suatu hal yang saya rindukan. Semoga hasilnya bisa kembali lebih baik daripada sebelum-sebelumnya," kata Alwi.

Menatap babak kedua, Alwi berharap momentum kemenangan besar atas Lakshya Sen ini bisa terus terjaga sekaligus menjadi penutup yang manis untuk rangkaian tur Asia Tenggara minggu ini.

"Semoga saya bisa mengeluarkan apa yang sudah saya latih, dan saya rasa hari ini perjalanan turnamen tur Asia, Asia Tenggara akan berakhir di minggu ini," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: