Tidak Hanya Antam, Ini Emas Batangan yang Bisa untuk Investasi

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Selasa, 09 Juni 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi emas batangan  (BeritaNasional/Freepik)
Ilustrasi emas batangan (BeritaNasional/Freepik)

BeritaNasional.com -  Bagi yang melakukan investasi dengan membeli emas batangan, mungkin sudah tidak asing dengan emas batangan dari tiga produk ini seperti Aneka Tambang (Antam), Galeri24 dan UBS. Ketiga jenis emas batangan ini sangat banyak dicari investor untuk menyimpan harga mereka dalam bentuk emas. Namun tahukah kami masih ada jenis emas batangan lainnya yang juga digunakan untuk berinvestasi. 

Yuk kenali emas batangan untuk investasi dikutip dari laman Pegadaian

1. Emas Batangan Galeri 24

Emas batangan Galeri 24 merupakan produk resmi dari Pegadaian. Kadar kemurniannya adalah 99,99% atau 24 karat dan dilengkapi sertifikat resmi yang dikeluarkan Pegadaian dan berlaku secara nasional.

Emas ini tersedia dalam berbagai ukuran mulai dari 0,5–1000 gram dan dikemas dengan rapi untuk menjaga kualitas dan keamanannya.

Salah satu keunggulannya adalah kemudahan akses pembelian. Emas Galeri 24 bisa dibeli langsung di toko Galeri 24 atau di outlet Pegadaian yang tersebar luas di Indonesia.

Selain itu, tersedia pilihan pembelian yang fleksibel, seperti cicilan dan tabungan emas sehingga cocok untuk pemula.

2. Emas Batangan Antam

Emas batangan Antam telah dikenal luas di Indonesia sebagai instrumen untuk investasi. Produk dari PT Aneka Tambang Tbk ini memiliki kadar kemurnian 99,99 persen atau setara 24 karat, serta dilengkapi sertifikat LBMA yang diakui secara internasional.

Antam menyediakan berbagai pilihan ukuran dengan nomor seri yang unik, mulai dari 0,5–1000 gram (1 kilogram). Produknya dikemas dalam bentuk certicard yang rapi sehingga tetap terjaga kualitasnya sekaligus terlihat lebih eksklusif.

Keunggulan utama emas Antam terletak pada likuiditasnya yang tinggi dan penerimaan pasar yang luas, baik di dalam maupun luar negeri. Hal ini membuatnya mudah dijual kembali kapan saja, meski harganya cenderung sedikit lebih tinggi dibandingkan merek lain.
 

3. Emas Batangan UBS

Emas batangan UBS merupakan salah satu alternatif populer selain Antam, yang diproduksi oleh PT Untung Bersama Sejahtera. Produk ini memiliki kadar kemurnian 99,99% atau 24 karat dan sudah dilengkapi sertifikat resmi yang berlaku di pasar domestik.

UBS menawarkan variasi ukuran yang cukup lengkap, mulai dari 0,1–100 gram. Salah satu ciri khasnya ada pada desain yang beragam selain bentuk batangan standar, termasuk edisi khusus dengan karakter tertentu, seperti Hello Kitty dan Disney.

Dari sisi harga, emas UBS cenderung lebih terjangkau dibandingkan Antam. Hal ini membuatnya cocok bagi investor pemula yang ingin mulai berinvestasi emas dengan modal lebih fleksibel, tanpa mengurangi kualitas.

4. Emas Batangan Lotus Archi

Emas batangan Lotus Archi termasuk salah satu pilihan baru untuk investasi. Diproduksi oleh PT Lotus Lingga Pratama x Archi Group, emas ini memiliki kadar kemurnian 99,99% sehingga kualitasnya setara dengan merek lain yang lebih dulu populer di pasaran.

Produk ini hadir dengan desain yang minimalis dan modern, serta kemasan yang terlihat lebih eksklusif. Hal ini membuat Lotus Archi tidak hanya menarik untuk investasi, tetapi juga diminati oleh kolektor atau investor muda yang memperhatikan nilai estetika.

Meski kualitasnya sudah baik, distribusi Lotus Archi masih belum seluas beberapa merek besar. Namun, emas ini tetap bisa menjadi alternatif bagi kamu yang mencari pilihan berbeda dengan sentuhan desain yang lebih segar.

5. Emas Batangan King Halim

Emas batangan King Halim dikenal lewat tampilan desainnya yang elegan dan bernilai artistik. Produk dari PT King Halim Jewelry ini memiliki kadar kemurnian 24 karat dan dilengkapi sertifikat resmi dari produsennya.

Keunggulan utamanya ada pada sisi visual yang lebih menonjol dibandingkan emas batangan pada umumnya. Oleh karena itu, emas King Halim sering dipilih sebagai koleksi atau hadiah dengan nilai estetika, selain sebagai instrumen investasi.

Namun, dari sisi popularitas dan likuiditas, emas ini belum sekuat beberapa merek besar sehingga bisa menjadi pertimbangan tersendiri bagi sebagian orang.

Berikut ini ringkasan jenis emas batangan yang umum digunakan untuk investasi agar kamu bisa melihat perbandingannya dengan lebih jelas:

Jenis Emas    Kemurnian     Ukuran           Keunggulan Utama

Galeri24       99,99%      0,5 -1000 gram     Mudah dibeli, tersedia dalam bentuk cicilan dan tabungan emas.

Antam          99,99%       0,5–1000 gram     Likuiditas tinggi, diakui internasional (LBMA).

UBS             99,99%       0,1–100 gram       Harga lebih terjangkau, pilihan ukuran banyak dan bervariasi.

Lotus Archi   99,99%       0,1–1000 gram     Desain modern, kemasan eksklusif.

King Halim  99,99%         0,5–100 gram       Desain elegan, cocok untuk koleksi dan hadiah.

 

Tips Memilih Emas Batangan untuk Investasi Biar Tetap Untung

1. Sesuaikan dengan Tujuan Investasi

Tentukan terlebih dahulu apakah emas akan disimpan dalam jangka pendek atau panjang. Untuk investasi jangka panjang, ukuran besar biasanya lebih efisien. Sementara itu, pembelian bertahap cocok jika kamu ingin menabung dari nominal yang lebih kecil.

2. Utamakan Merek yang Sudah Tepercaya

Emas dari produsen yang memiliki reputasi baik umumnya lebih mudah dijual kembali. Selain itu, produsen dari merek yang dikenal luas biasanya sudah memiliki standar kualitas dan sertifikat yang jelas.

3. Cek Harga dari Sumber Resmi

Sebelum membeli, pastikan kamu sudah membandingkan harga dari beberapa sumber yang resmi dan tepercaya. Langkah ini akan membantu kamu memahami selisih harga beli dan jual kembali, sekaligus menghindari risiko mendapatkan emas palsu.

4. Pastikan Ada Layanan Buyback

Kemudahan menjual kembali menjadi faktor penting dalam investasi emas. Pilih produk yang memiliki prosedur buyback yang jelas agar kamu bisa mencairkan aset dengan lebih mudah saat dibutuhkan.

5. Lakukan Pembelian di Tempat Resmi

Pastikan kamu membeli emas di outlet resmi atau penjual yang memiliki reputasi baik dan tepercaya. Selain itu, jangan lupa untuk menyimpan sertifikat dan bukti transaksi dengan rapi sebagai jaminan saat akan menjual kembali di kemudian hari.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: