DPR Kritik Rencana Pengerahan Komcad untuk Pengamanan Aksi Demonstrasi

Oleh: Ahda Bayhaqi
Minggu, 14 Juni 2026 | 19:10 WIB
Foto-foto kegiatan DPR RI dalam kinerja selama tahun 2025. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Foto-foto kegiatan DPR RI dalam kinerja selama tahun 2025. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengkritik rencana pengerahan Komponen Cadangan (Komcad) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk pengamanan aksi demonstrasi.

Menurutnya, kebijakan tersebut dinilai kurang tepat dan tidak sesuai dengan tugas pokok serta fungsinya.

Ia menilai Komcad merupakan bagian dari komponen pertahanan negara yang memiliki fungsi berbeda dengan aparat pengamanan dalam menghadapi aksi penyampaian pendapat di ruang publik.

“Kekhawatiran masyarakat sipil itu masuk akal. Bayangkan apabila aksi demonstrasi mahasiswa berhadapan langsung dengan Komcad yang juga ASN, bila terjadi benturan maka hal itu berpotensi memicu konflik horizontal,” ujar TB Hasanuddin dalam keterangannya, Minggu (14/6/2026).

Hasanuddin mengutip Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara yang menegaskan bahwa penggunaan Komcad memiliki mekanisme dan kondisi tertentu.

Komcad tidak digunakan dalam situasi normal atau kondisi damai untuk menangani persoalan keamanan dalam negeri.

“Komcad digunakan dalam keadaan perang atau kondisi khusus, seperti bencana alam besar. Penggunaannya juga harus berdasarkan perintah Presiden,” jelasnya.

Ia menegaskan, dalam kondisi damai, Komcad diarahkan untuk pembinaan dan peningkatan kemampuan sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.

“Dalam keadaan damai, Komcad hanya dilakukan pembinaan, bukan untuk dikerahkan menghadapi aksi demonstrasi masyarakat,” ujarnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: