1.151 Kilometer Jalan Daerah Diresmikan Prabowo, Warga Sampang Sebut Akses Ekonomi Makin Terbuka

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 23 Juni 2026 | 13:38 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyapa warga Sampang Jawa Timur. (BeritaNasional/Setpres)
Presiden Prabowo Subianto menyapa warga Sampang Jawa Timur. (BeritaNasional/Setpres)

BeritaNasional.com -  Warga Desa Larlar Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang Jawa Timur menyambut baik peresmian ruas jalan program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) oleh Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (23/6/2026).

Warga menyebut pembangunan jalan tersebut mengubah akses mobilitas yang sebelumnya terkendala akibat kondisi jalan rusak.

Peresmian jalan yang dipusatkan di Ruas Kedungdung-Bringkoni, Desa Larlar ini menjadi bagian dari pembangunan jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia melalui program IJD.

Bagi warga Larlar, jalan tersebut tidak hanya memperbaiki akses transportasi, tetapi juga membuka peluang bagi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam distribusi hasil pertanian menuju pasar.

Ahmad Fauzi, warga Desa Larlar mengatakan kondisi jalan sebelum diperbaiki menyulitkan warga maupun kendaraan yang melintas.

“Alhamdulillah, apalagi manusia, hewan pun sangat sulit untuk melintasi jalan ini. Tapi alhamdulillah dengan adanya program ini, sangat terbantu, sangat bangga masyarakat, khususnya masyarakat Batu Boro dan Desa Larlar,” ujarnya.

Warga lainnya, Taufik, mengatakan kerusakan jalan sebelumnya menjadi hambatan utama bagi masyarakat yang hendak menuju pusat kecamatan maupun kabupaten, terutama saat musim hujan.

“Sebelum adanya proyek ini kondisi sangat parah sehingga mobilitas masyarakat yang mau ke kecamatan atau mau ke kabupaten sangat sulit apalagi musim hujan, bisa-bisa enggak bisa dilewati,” kata Taufik.

Setelah pembangunan jalan selesai, masyarakat merasakan perubahan pada mobilitas sehari-hari. 

Distribusi hasil pertanian juga menjadi lebih mudah karena akses menuju pasar dan pusat perdagangan semakin lancar.

“Alhamdulillah masyarakat banyak bersyukur sehingga transportasi lebih lancar, mobilitas warga lebih cepat sehingga bisa memperlancar ekonomi seperti pergerakan hasil-hasil pertanian bisa cepat dibawa ke pasar atau kabupaten,” ujar Taufik.

Sementara itu, Abdul Rosyid yang juga warga Desa Larlar menuturkan kondisi jalan sebelum pembangunan membuat hasil pertanian warga sulit dibawa keluar desa sehingga berdampak pada harga jual.

“Alhamdulillah luar biasa masyarakat merasakan manfaatnya, perekonomian di Desa Larlar juga terangkat karena hasil tani dari Desa Larlar ini bisa dibawa keluar," ucapnya.

"Kalau sebelum terbangun ini hasil dari masyarakat tani tidak bisa dibawa keluar, tidak bisa dijual sehingga hasil petani itu tidak laku, harganya murah. Dengan dibangunnya jalan ini alhamdulillah bisa dibawa keluar dan harganya lebih bagus, lebih tinggi,” tambah dia.

Menurut Abdul, pembangunan jalan tersebut memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo dalam peresmian jalan tersebut.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah berkenan hadir ke desa kami Desa Larlar, semoga bapak bisa lebih memperhatikan lagi, bisa melanjutkan sisa pembangunan yang masih belum terbangun ini," tuturnya.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: