AS Akhirnya Beri Kelonggaran untuk Timnas Iran di Piala Dunia 2026

Oleh: Kiswondari
Rabu, 24 Juni 2026 | 16:19 WIB
Skuad Timnas Sepak Bola Iran. (Foto/Instagram Team Melli)
Skuad Timnas Sepak Bola Iran. (Foto/Instagram Team Melli)

BeritaNasional.com - Setelah membatasi visa masuk sebagian official Timnas Iran di Piala Dunia FIFA 2026, Amerika Serikat (AS) akhirnya memberikan kelonggaran usai Teheran memprotes keputusan AS selaku tuan rumah sebagai perlakuan yang tidak adil, sebagaimana laporan Russian Today (RT) pada Rabu (24/6/2026). 

Usai kelonggaran ini, Federasi Sepak Bola Iran mengatakan bahwa delegasi Iran akan meninggalkan markasnya di Tijuana, Meksiko pada hari ini dan berangkat ke Seattle menjelang pertandingan Grup C melawan Mesir pada hari Jumat (26/6/2026).

Sebelumnya sejak Piala Dunia dimulai, para pemain Iran hanya diizinkan masuk ke AS satu hari sebelum pertandingan. Timnas Iran pun harus memindahkan markasnya dari Arizona ke Meksiko, serta beberapa pejabat serta staf pendukung juga dilaporkan ditolak visa masuknya.

Namun, seorang juru bicara Departemen Keamanan Dalam Negeri AS mengatakan, Timnas Iran tetap diharuskan meninggalkan negara itu setelah pertandingan hari Jumat.

Kemudian, Direktur Eksekutif Gugus Tugas FIFA Gedung Putih, Andrew Giuliani, mengatakan keputusan untuk memberikan tambahan satu hari telah direncanakan sebelumnya setelah meninjau pengaturan perjalanan tim sebelumnya.

Keputusan tersebut diambil beberapa hari setelah para pejabat sepak bola Iran secara resmi menyampaikan protes mereka kepada FIFA, dengan alasan bahwa pembatasan tersebut menempatkan tim Iran pada posisi yang kurang menguntungkan secara kompetitif dibandingkan dengan negara-negara lain yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

“Kami telah secara resmi memberitahu FIFA tentang masalah ini dan meminta penjelasan,” kata manajer tim Iran dan Wakil Presiden Federasi Sepak Bola Mahdi Mohammadnabi kepada stasiun televisi pemerintah IRIB sebelum pertandingan imbang Iran melawan Belgia.

Menurut Mohammadnabi, para pemain Iran menghadapi kondisi yang "sama sekali tidak setara" dengan yang dihadapi tim lain, dengan menyebutkan keterbatasan perjalanan dan hambatan terkait visa. Ia pun mendesak FIFA untuk memastikan bahwa prosedur yang dikomunikasikan kepada negara tuan rumah diterapkan secara sama kepada semua peserta.

Sebelumnya, pelatih kepala Iran, Amir Ghalenoei, menggambarkan timnas Iran sebagai tim yang "paling tertindas" di Piala Dunia, sementara kapten Mehdi Taremi menyebut situasi yang dihadapi tim sebagai "bencana".

Pemain sayap timnas Iran, Alireza Jahanbakhsh menyampaikan bahwa timnya hanya menginginkan perlakuan yang sama seperti tim-tim lain di turnamen ini dan berharap dapat tiba cukup awal untuk beradaptasi dengan kondisi setempat sebelum menghadapi Mesir. Hal ini disampaikannya pada Minggu (21/6/2026) usai melawan Belgia.

Sumber: Russian Todaysinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: