Kalteng Optimalkan Pemadaman Karhutla Lewat Jalur Udara dan Darat

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Selasa, 14 Juli 2026 | 06:30 WIB
Karhutla harus dipadamkan (Foto/BNPB)
Karhutla harus dipadamkan (Foto/BNPB)

BeritaNasional.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama lintas sektor mengoptimalkan pemadaman melalui jalur darat maupun udara dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah setempat.

"Kolaborasi pemadaman darat dan udara merupakan upaya pemerintah dalam pengendalian karhutla agar optimal," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Toyib.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan dukungan operasi helikopter pengebom air (water bombing) sebanyak dua unit. Total ada empat helikopter yang beroperasi mendukung penanganan karhutla, sedangkan dua unit lainnya merupakan helikopter patroli.

Helikopter water bombing telah beroperasi di Kalteng sejak 7 Juli 2026. Dukungan pemadaman dari udara ini telah dilaksanakan di sejumlah lokasi kebakaran, seperti Tumbang Nusa Kabupaten Pulang Pisau, Kelurahan Bukit Tunggal Kota Palangka Raya, serta Desa Eka Bahurui dan Desa Soren Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Selama operasi di wilayah Kalimantan Tengah sudah dilaksanakan kegiatan water bombing di sejumlah lokasi tersebut dengan jumlah air yang telah digunakan sebanyak 2,36 juta liter.

Toyib mengatakan, menurut data yang dipantau Posko Krisis Karhutla Pusdalops PB Kalteng, kejadian karhutla mengalami peningkatan pada bulan Juli 2026.

"Namun sejauh ini penanganan yang dilakukan Posko Karhutla, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota relatif masih terkendali," katanya.

Sejumlah lokasi kejadian karhutla yang menonjol di antaranya seperti di Tumbang Nusa Pulang Pisau masih dalam penanganan dan sudah bisa diblok oleh tim darat dan tim udara.

Sebelumnya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, pemerintah provinsi bersama lintas sektor berupaya optimal mencegah maupun menanggulangi karhutla. Ini termasuk lewat mitigasi bencana seperti menggiatkan edukasi hingga patroli.

"Kami bersinergi bersama TNI-Polri, relawan dan lainnya, bersama-sama mengoptimalkan penanganan karhutla," katanya.

Sumber: Antara
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: