Deretan Fakta Menarik Usai Spanyol Kalahkan Prancis dan Lolos ke Final Piala Dunia 2026
BeritaNasional.com - Tim nasional Spanyol sukses melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Prancis dengan skor 2-0 pada laga semifinal di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan tersebut tidak hanya mengantarkan La Roja ke partai puncak, tetapi juga menghadirkan sejumlah catatan statistik menarik.
Berdasarkan data Opta, Spanyol kini menjadi negara Eropa pertama yang mampu memenangi delapan pertandingan fase gugur secara beruntun di turnamen besar, yakni Piala Dunia dan Piala Eropa (EURO).
Dominasi Spanyol juga terlihat dari performa impresif mereka dalam beberapa tahun terakhir. Tim asuhan Luis de la Fuente kini telah menjalani 37 pertandingan tanpa kekalahan di semua kompetisi dengan rincian 28 kemenangan dan sembilan hasil imbang.
Catatan tersebut menyamai rekor terpanjang tanpa kekalahan yang pernah dicatatkan negara Eropa, yakni Italia yang membukukan 37 laga tak terkalahkan antara Oktober 2018 hingga September 2021.
Laga melawan Prancis juga kembali menunjukkan pengaruh besar wonderkid Spanyol, Lamine Yamal. Pertandingan semifinal ini menjadi pertemuan ke-11 antara Yamal dan bintang Prancis, Kylian Mbappe, baik di level klub maupun tim nasional.
Menariknya, Yamal tampil dominan dengan meraih delapan kemenangan dari 10 pertemuan sebelumnya melawan kapten Les Bleus tersebut.
Tak hanya itu, pemain berusia 19 tahun itu juga mencatatkan rekor sempurna di turnamen besar. Lamine Yamal telah tampil sebagai starter dalam 12 pertandingan gabungan di Piala Dunia dan EURO, dengan seluruh laga tersebut berakhir dengan kemenangan bagi timnya.
Persentase kemenangan 100 persen tersebut menjadi yang terbaik di antara seluruh pemain Eropa yang pernah tampil sebagai starter di dua ajang bergengsi tersebut.
Kokohnya lini belakang Spanyol juga menjadi sorotan. La Roja tercatat sebagai tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mampu membukukan enam clean sheet dalam satu edisi turnamen.
Bahkan, berdasarkan data expected goals (xG), Prancis hanya mampu mencatatkan xG sebesar 0,3 pada pertandingan semifinal ini. Angka tersebut menjadi yang terendah yang pernah dicatatkan sebuah tim dalam laga semifinal Piala Dunia sejak Brasil menghadapi Swedia pada edisi 1994 dengan xG hanya 0,1.
Statistik tersebut menunjukkan betapa dominannya Spanyol sepanjang pertandingan, baik dalam penguasaan permainan maupun dalam meredam serangan lawan.
Dengan kemenangan atas Prancis, Spanyol kini tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah terakhir kali menjadi juara pada edisi 2010.
Sumber: Opta Joe
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







