Jangan Ragu, Emas Putih Bisa Dijual Kembali
BeritaNasional.com - Tidak sedikit yang mempertanyakan apakah emas putih bisa dijual. Hal ini biasanya dilakukan bagi mereka yang ingin mengertahui nilai aset yang dimilikinya.
,Melansir laman Pegadaian, walau tampilan emas putih berbeda dengan emas kuning, emas putih tetap mengandung logam emas murni sehingga memiliki nilai jual yang dapat diperhitungkan.
Banyak orang memilih emas putih karena tampilannya yang modern, elegan, dan cocok digunakan dalam berbagai kesempatan.
Emas putih bisa dijual kembali?
Tentu saja bisa. Emas putih merupakan jenis emas yang dibuat dari campuran emas murni dengan logam berwarna putih seperti palladium, perak, atau nikel.
Campuran tersebut berfungsi untuk mengurangi warna kuning alami pada emas dan menghasilkan tampilan yang lebih cerah serta elegan.
Karena tetap mengandung emas murni, emas putih memiliki nilai ekonomi yang dapat diperjualbelikan kembali.
Dalam dunia perhiasan, emas putih banyak digunakan untuk perhiasan cincin, gelang, kalung, hingga liontin.
Selain tampilannya yang modern, material ini juga dikenal lebih kuat dan tahan gores dibandingkan dengan emas kuning.
Kandungan emas pada emas putih tetap mengikuti kadar yang digunakan selama proses pembuatannya.
Oleh karena itu, semakin tinggi kadar emasnya, semakin tinggi pula nilai yang dapat diperoleh saat dijual kembali.
Umumnya, emas putih dengan kadar sekitar 70% atau setara 16–17 karat ke atas masih memiliki nilai jual yang cukup baik.
Jadi cincin, kalung, maupun gelang emas putih tetap dapat dijual kembali sesuai dengan kadar dan kondisi perhiasannya.
Cara Mengetahui Nilai Emas Putih
1. Cek Kadar Kemurnian Emas
Kadar karat menunjukkan jumlah emas murni yang terkandung dalam perhiasan. Emas putih umumnya memiliki kadar 14 karat hingga 20 karat.
Sebagai contoh, emas putih 18 karat berarti mengandung sekitar 75% emas murni. Semakin tinggi kadar karatnya, semakin besar nilai emas yang dimiliki.
2. Perhatikan Nilai Batu Permata
Apabila perhiasan emas putih dilengkapi berlian atau batu mulia, nilainya bisa lebih tinggi. Namun, penilaian batu permata biasanya memerlukan pemeriksaan khusus.
Untuk memperoleh estimasi yang lebih akurat, kamu dapat meminta bantuan toko emas atau jasa penilaian profesional.
3. Timbang Berat Emas
Nilai emas juga ditentukan oleh beratnya. Semakin berat perhiasan, semakin besar kandungan emas yang dapat dihitung.
4. Gunakan Rumus Perhitungan Nilai
Untuk mendapatkan gambaran awal nilai emas putih yang dimiliki, kamu dapat menggunakan rumus berikut:
Karat ÷ 24 × Berat (gram) × Harga emas per gram
Contohnya, emas putih 18 karat dengan berat 8 gram dan harga per gram Rp1.200.000.
18 ÷ 24 × 8 × Rp1.200.000 = Rp7.200.000
Perhitungan ini hanya gambaran. Saat dijual kembali, biasanya ada potongan harga dengan besarannya berbeda-beda, tergantung kebijakan masing-masing tempat.
Berapa Harga Jual Emas Putih?
Apakah emas putih bisa dijual kembali dengan harga yang baik? Nilainya bergantung pada kadar emas, berat, dan harga emas yang berlaku pada saat transaksi dilakukan.
Secara umum, emas putih dapat dijual kembali seperti emas kuning karena sama-sama mengandung emas murni. Jika harga emas naik, nilai jualnya juga berpotensi meningkat.
Namun, perhiasan emas putih biasanya dikenakan potongan buyback mulai dari sekitar 10%. Potongan ini terjadi karena proses pembuatan emas putih lebih kompleks dibandingkan dengan perhiasan emas biasa.
Sebagai contoh, jika perhiasan emas putih dibeli seharga Rp12.000.000 dan dikenakan potongan 10%.
Setelah dikenakan potongan, estimasi nilai jualnya sekitar Rp10.800.000, sebelum memperhitungkan perubahan harga emas di pasar.
Faktor yang Memengaruhi Harga Jual Emas Putih
1. Fluktuasi Harga Pasar
Harga emas dunia menjadi faktor utama yang memengaruhi nilai jual emas putih. Ketika harga emas naik, nilai buyback biasanya ikut meningkat.
2. Kelengkapan Surat Pembelian
Surat pembelian membantu membuktikan keaslian dan kadar emas. Dokumen yang lengkap umumnya membuat harga jual lebih baik.
3. Kemurnian dan Kualitas Logam
Semakin tinggi kadar emas murni yang terkandung, semakin besar pula nilai yang dapat dihitung saat dijual kembali.
4. Kondisi Fisik Perhiasan
Perhiasan yang masih terawat dan minim kerusakan biasanya memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan dengan yang sudah banyak goresan atau perubahan warna.
5. Desain Perhiasan
Model tertentu dapat memiliki nilai tambahan karena desain atau tingkat kerumitannya. Meski demikian, dasar penentuan harga tetap mengacu pada kadar dan berat emas.

TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







