2 Juta Suporter Rayakan Gelar Juara Dunia Timnas Spanyol di Madrid

Oleh: Harits Tryan
Selasa, 21 Juli 2026 | 06:44 WIB
2 Juta Suporter Rayakan Gelar Juara Dunia Timnas Spanyol di Madrid. (Foto/X S@SEFutbol)
2 Juta Suporter Rayakan Gelar Juara Dunia Timnas Spanyol di Madrid. (Foto/X S@SEFutbol)

BeritaNasional.com - Tim nasional Spanyol menutup rangkaian perayaan gelar juara Piala Dunia 2026 dengan pesta akbar di Plaza de Cibeles, Madrid, pada Senin (20/7/2026) waktu setempat. Perayaan berlangsung setelah skuad La Roja melakukan kunjungan resmi ke Istana Zarzuela dan Istana La Moncloa, sebelum melakukan parade menggunakan bus terbuka di jalan-jalan ibu kota Spanyol.

Dikutip dari Marca, delegasi Pemerintah Spanyol memperkirakan sekitar dua juta orang turut memadati rute parade untuk menyambut para juara dunia. Puncak selebrasi berlangsung di Plaza de Cibeles, di mana para pemain disambut langsung oleh Wali Kota Madrid José Luis Martínez-Almeida yang mencium trofi Piala Dunia sebelum menyerahkannya kepada skuad Spanyol.

Satu per satu pemain naik ke atas panggung dengan diiringi lagu pilihan masing-masing. David Raya dan Marc Pubill membuka kemunculan para pemain, disusul Marcos Llorente, Fabián Ruiz, Gavi, Pedro Porro, hingga Joan García yang mendapat sambutan meriah dari para pendukung.

Gelandang Álex Baena juga mendapat kejutan saat ribuan suporter menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-25. Sementara itu, Martín Zubimendi yang menjalani debut Piala Dunia pada partai final turut menerima tepuk tangan panjang dari publik.

Sorotan utama tertuju kepada Lamine Yamal yang mendapat sambutan luar biasa saat naik ke panggung. Bek muda Pau Cubarsí, yang dinobatkan sebagai pemain muda terbaik turnamen, juga memperoleh apresiasi tinggi dari para pendukung.

Pahlawan kemenangan Spanyol di final, Ferran Torres, mendapat sambutan hangat, sebelum gelandang Rodri menjadi sosok yang paling dinanti. Rekan-rekannya membentuk barisan penghormatan saat pemain Manchester City itu memasuki panggung.

"Hidup Spanyol dan hidup Raja!" seru Rodri saat mengangkat trofi Piala Dunia di hadapan ribuan pendukung.

Pelatih Luis de la Fuente kemudian bergabung di atas panggung dengan mengenakan syal tim nasional. Ia disambut meriah sebelum menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh masyarakat Spanyol atas dukungan sepanjang turnamen.

"Terima kasih, Spanyol, atas dukungan kalian, atas kehadiran kalian di sini. Kami beruntung memiliki 26 orang fantastis yang juga merupakan pemain sepak bola fantastis, yang terbaik di dunia. Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk melatih kalian dan berbagi momen ini dengan staf pelatih saya. Bersama kita lebih kuat, jangan lupakan itu. Hidup Spanyol!" kata De la Fuente.

Rodri juga memberikan penghormatan khusus kepada Ferran Torres yang dinilainya kerap menerima kritik secara tidak adil.

"Rasanya seperti kami memenangkan Piala Coca-Cola, tetapi ini adalah Piala Dunia. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi, orang-orang di sini luar biasa. Hari ini saya ingin mengenang seseorang yang sangat spesial bagi saya, seorang pemain yang dikritik secara tidak adil dan yang sekarang menjadi bagian dari sejarah sepak bola Spanyol. Mari kita semua bernyanyi bersama: Ferran, Ferran, Ferran," ujar Rodri.

Perayaan semakin semarak dengan penampilan sejumlah musisi seperti Ana Mena, Lola Índigo, dan Arde Bogotá. Penyanyi internasional Shakira juga menyampaikan ucapan selamat melalui pesan video yang ditayangkan di layar utama.

Penyerang Borja Iglesias turut mengajak seluruh staf pendukung tim nasional naik ke atas panggung sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka selama turnamen.

"Mereka yang datang sekarang adalah orang-orang terpenting di Piala Dunia. Mereka telah merawat kami setiap hari agar kami berada dalam kondisi terbaik untuk berkompetisi," kata Borja Iglesias.

Selebrasi kemudian ditutup dengan pertunjukan musik dan tarian bersama seluruh pemain, staf pelatih, serta ribuan pendukung yang memadati Plaza de Cibeles, menandai berakhirnya pesta juara dunia Spanyol di Madrid.

Sumber: Marcasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: