Kementan Minta Tambahan Rp5,1 Triliun untuk Kebutuhan Pemulihan Sektor Pertanian Akibat Banjir Sumatera

Oleh: Ahda Bayhaqi
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:53 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri) (BeritaNasional/Elvis)
Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri) (BeritaNasional/Elvis)

BeritaNasional.com - Kementerian Pertanian meminta tambahan anggaran Rp5,1 triliun untuk kebutuhan pemulihan pascabencana banjir Sumatera. Rp5,1 triliun dibutuhkan untuk pemulihan sektor pertanian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

"Selain dengan mengoptimalkan alokasi anggaran yang tersedia saat ini, kami memperkirakan kebutuhan anggaran untuk membantu pemulihan di tiga provinsi terdampak tersebut memerlukan anggaran tambahan 5,1 triliun. Perhitungan tersebut berasal dari kebutuhan pemulihan di sektor provinsi, Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat yang perlu dilakukan secara komprehensif dan meliputi semua lokasi pertanian terdampak," ujar Menteri Pertanian Amran Sulaiman saat rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Kementerian Pertanian membutuhkan dukungan tambahan anggaran di luar kapasitas. Sebab masih ada sejumlah program prioritas dalam rangka mencapai dan menjaga swasembada pangan.

Amran memaparkan, anggaran tambahan Rp5,1 triliun digunakan untuk beberapa hal yaitu Rp3,5 triliun untuk rehabilitasi sawah, Rp456,4 miliar untuk kawasan perkebunan, Rp19,1 miliar untuk bantuan benih holtikultura, Rp 262,8 miliar untuk pakan ternak, Rp674,7 miliar untuk sarana prasarana, dan Rp 291 miliar untuk rehabilitasi bangunan dan sarana penunjang lainnya.

"Untuk itu pada kesempatan ini kami mohon dukungan dari pimpinan anggota komisi IV DPR RI untuk mendukung adanya alokasi tambahan anggaran," kata Amran.

Sementara, alokasi anggaran pemulihan pascabencana Kementerian Pertanian saat ini sebesar Rp1,49 triliun. Terdiri dari untuk rehabilitasi sawah ringan, sedang dan irigasi senilai Rp736,21 miliar, bantuan benih tanaman pangan Rp68,6 miliar, rehabilitasi kawasan perkebunan Rp50,46 miliar, serta penyediaan alsintan pupuk pertisipasinya Rp641,25 miliar.

"Kementan berupaya untuk membantu memulihkan sektor pertanian ketiga provinsi terdampak pasca bencana yang terjadi baik dengan mengoptimalkan anggaran yang tersedia di tahun 2026 maupun dengan mengusulkan anggaran tambahan apabila memungkinkan alokasi anggaran APBN kementan 2026 yang siap digulirkan untuk pemulihan pascabencana mencapai Rp 1,49 triliun," ujar Amran.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: