Ini Perbedaan Radang Tenggorokan Akibat Virus dan Bakteri

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Minggu, 25 Januari 2026 | 10:30 WIB
Ilustrasi (BeritaNasional/Freepik)
Ilustrasi (BeritaNasional/Freepik)

BeritaNasional.com -  Radang tenggorokan memiliki nama medis, yaitu faringitis. Gejalanya muncul mirip dengan penyakit pilek atau flu. Jika disebabkan oleh virus, gejala dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu.

Jika bakteri yang menjadi penyebabnya, kamu bisa mengonsumsi obat antibiotik untuk mempercepat proses penyembuhan. Penyakit ini umum terjadi pada anak berusia 5–15 tahun.

 

Radang Tenggorokan Akibat Virus

Mengutip laman halodoc, radang tenggorokan akibat virus terjadi akibat infeksi virus influenza, rhinovirus, dan Epstein-Barr.

Masa inkubasi virus adalah 2–5 hari setelah seseorang terpapar virus. Jika radang tenggorokan akibat virus terjadi, berikut ini beberapa gejala yang perlu kamu waspadai:

Sakit tenggorokan

Gatal tenggorokan

Kesulitan menelan

Demam

Sakit kepala

Pegal linu

Mual dan muntah

Pembengkakan di leher bagian depan

Batuk-batuk

Bersin-bersin

Suara serak.

Virus penyebab radang tenggorokan juga bisa menginfeksi amandel. Jika kondisi tersebut terjadi, maka pengidap akan mengalami peradangan atau pembengkakan pada amandel.

Untuk meredakan gejala akibat radang tenggorokan, ada beberapa rekomendasi obat sakit tenggorokan yang ampuh, di antaranya:

 

Radang Tenggorokan Akibat Bakteri

Radang tenggorokan akibat virus memang lebih sering terjadi ketimbang radang tenggorokan akibat bakteri. Jenis bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan adalah Streptococcus. 

Jika terinfeksi, kasusnya bisa lebih serius dari terinfeksi virus, sehingga pengobatan menggunakan antibiotik dibutuhkan. 

Sama halnya dengan radang tenggorokan akibat virus, radang tenggorokan akibat bakteri juga dapat memicu peradangan dan pembengkakan pada amandel.

 

Jika infeksi bakteri menyebar ke organ lain dalam tubuh, maka komplikasi berupa peradangan pada ginjal bisa saja terjadi. Gejala radang tenggorokan akibat bakteri umumnya berupa sakit tenggorokan yang disertai dengan rasa gatal, dan kering. 

Gejala biasanya berlangsung lebih lama dibandingkan radang tenggorokan akibat virus. Jika radang tenggorokan akibat virus mengalami gejala batuk, pengidap radang tenggorokan karena bakteri tidak mengalaminya.

Selain sakit tenggorokan yang disertai dengan rasa gatal, dan kering, berikut ini sejumlah gejala radang tenggorokan akibat bakteri:

Kesulitan bernapas

Kesulitan menelan

Terlihat lapisan berwarna putih di bagian amandel

Pembengkakan kelenjar getah bening di leher

Demam tinggi di atas 38 derajat Celsius

Muncul ruam kulit

Radang tenggorokan umumnya dapat diatasi dengan banyak minum air dan mencukupi waktu istirahat. sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: