Kemenhaj: Lebih dari 6.300 Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 03 Juni 2026 | 05:08 WIB
Kemenhaj: Lebih dari 6.300 Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air. (Foto/Kemenhaj)
Kemenhaj: Lebih dari 6.300 Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air. (Foto/Kemenhaj)

BeritaNasional.com - Fase pemulangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama mulai berlangsung secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah. Hingga akhir hari pertama pemulangan, ribuan jemaah telah diberangkatkan kembali ke Indonesia.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, mengatakan berdasarkan data per 1 Juni 2026 pukul 24.00 WIB, sebanyak 16 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan ke Tanah Air.

Jumlah tersebut terdiri atas 6.333 jemaah dan 64 petugas, sehingga total kepulangan pada hari pertama mencapai 6.397 orang.

“Alhamdulillah, proses kepulangan jemaah haji Indonesia pada hari pertama berjalan tertib, aman, dan lancar. Kami terus mengawal kepulangan jemaah reguler maupun haji khusus hingga tiba di Tanah Air,” ujar Maria di Jakarta, Selasa (2/6/2026).

Selain jemaah haji reguler, Kemenhaj juga mencatat sebanyak 5.329 jemaah haji khusus telah kembali ke Indonesia.

Di sisi lain, Kemenhaj mencatat perkembangan pembayaran dam oleh jemaah haji. Berdasarkan rekapitulasi terbaru, jumlah jemaah yang telah menyelesaikan pembayaran dam mencapai 195.326 orang.

Dari total tersebut, sebanyak 135.367 jemaah membayar dam melalui Adahi, 53.506 jemaah melakukan pembayaran di Tanah Air, dan 6.453 jemaah melaksanakan dam dengan berpuasa. Sementara jumlah jemaah haji ifrad tercatat sebanyak 4.084 orang.

“Kami mengimbau jemaah mengikuti ketentuan resmi pembayaran dam serta menghindari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Pengelolaan dam terus kami pastikan berjalan sesuai syariat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Maria.

Memasuki fase kepulangan, Kemenhaj juga mengingatkan para jemaah agar mematuhi ketentuan terkait barang bawaan dan tidak membawa barang melebihi batas yang ditetapkan maskapai penerbangan.

“Kami juga menegaskan, air zamzam tidak boleh dimasukkan ke koper bagasi maupun kabin dalam bentuk apa pun. Setiap jemaah akan menerima satu galon air zamzam berisi lima liter di debarkasi masing-masing,” tegasnya.

Maria turut menyampaikan bahwa layanan bus shalawat kembali beroperasi untuk melayani mobilitas jemaah di Tanah Suci. Sebanyak 458 armada bus disiagakan untuk melayani 25 rute yang telah ditetapkan.

Ia juga mengimbau jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang kepulangan dengan beristirahat yang cukup dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.

“Semoga seluruh jemaah haji Indonesia kembali ke Tanah Air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur serta hajjah yang mabruroh,” tutup Maria.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: