Prabowo Setujui Anggaran Pelatnas Multiyears, Erick Thohir: Pembinaan Atlet Harus Jangka Panjang

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 19 Juni 2026 | 19:43 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir (tengah). (Foto/BPMI)
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir (tengah). (Foto/BPMI)

BeritaNasional.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menyetujui kebijakan anggaran pelatihan nasional (pelatnas) olahraga dengan skema multiyears atau pembiayaan jangka panjang. 

Hal itu disampaikan Erick usai melaporkan persiapan olahraga nasional kepada Prabowo di Hambalang, Jawa Barat pada Jumat (19/6/2026).

Erick menjelaskan, Prabowo menyetujui anggaran multiyears agar persiapan atlet Indonesia menuju ajang besar seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade dilakukan secara berkelanjutan, bukan anggaran tahunan.

“Bapak Presiden juga menanyakan bagaimana persiapan untuk jangka panjang daripada olahraga nasional. Saya bilang, 'Bapak, ada beberapa hal yang perlu dukungan Bapak.' Dan tadi beliau langsung sampaikan, 'Saya dukung,' Dan tadi Pak Mensesneg dan Pak Seskab langsung akan men-follow up,” kata Erick.

"Bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya pelatnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multiyears," tambah dia.

Menurut Erick, anggaran pelatnas perlu menggunakan skema multiyears karena pembinaan atlet membutuhkan waktu panjang. 

Ia pun menyebut bahwa Presiden sepakat dengan kebutuhan tersebut untuk mendukung masa depan atlet Indonesia.

“Bahwa kebijaksanaan mengenai anggaran, karena yang namanya pelatnas tidak mungkin dianggarkan per tahun, itu harus multiyears,” ujar Erick.

Erick menilai, perhatian pemerintah terhadap pembinaan atlet diperlukan karena sejumlah talenta muda Indonesia mulai menunjukkan prestasi di berbagai cabang olahraga.

Ia mencontohkan, prestasi atlet catur yang mampu mengalahkan juara dunia Magnus Carlsen, pembalap muda Kiandra yang meraih kemenangan di sirkuit, hingga talenta skateboard usia 13 tahun.

“Nah, ini kan mereka harus Bapak Presiden bisa jangka panjang. Nah, ini yang Bapak Presiden dorong. Karena itu, persiapan dari tentu SEA Games, Asian Games, Olimpiade mesti benar-benar dilakukan,” rinci Erick.

Selain pembinaan jangka panjang, Erick juga menyampaikan bahwa Presiden telah memberikan perhatian terhadap penghargaan bagi atlet berprestasi melalui kebijakan bonus.

“Apalagi Bapak Presiden sudah memperhatikan kebijaksanaan bonus yang cukup baik ya, baik sekali bahkan, di mana bonus ini Rp1 miliar, nanti Asian Games dan Olimpiade pasti angkanya lebih baik lagi,” tandasnya.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: