Tumbangkan Australia Lewat Adu Penalti, Mesir Cetak Sejarah Lolos ke 16 Besar

Oleh: Tarmizi Hamdi
Sabtu, 04 Juli 2026 | 07:23 WIB
Penggawa Timnas Mesir Mohamed Salah berhadapan dengan pemain Timnas Australia di Piala Dunia 2026. (Foto/FIFA)
Penggawa Timnas Mesir Mohamed Salah berhadapan dengan pemain Timnas Australia di Piala Dunia 2026. (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com - Tim Nasional (Timnas) Mesir berhasil mengukir sejarah baru dalam partisipasi mereka di Piala Dunia 2026.

The Pharaohs sukses melangkah ke babak 16 besar untuk pertama kalinya di fase gugur setelah menumbangkan Australia lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-2, menyusul hasil imbang 1-1 selama waktu normal di Dallas Stadium, Jumat (3/7/2026) waktu setempat.

Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah bagi Mesir, yang sebelumnya juga sempat menaklukkan Selandia Baru di fase grup.

Sebaliknya, hasil minor ini memperpanjang kutukan Socceroos yang selalu tumbang dalam tiga laga fase gugur sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Jalannya Pertandingan

Australia sejatinya hampir membuka keunggulan lebih dulu di menit-menit awal laga lewat sepakan jarak jauh Cristian Volpato yang membentur mistar gawang. Namun, justru Mesir yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-13.

Memanfaatkan situasi bola mati, Emam Ashour sukses menyundul bola umpan matang Karim Hafez di tiang jauh. Gol ini menjadi torehan kedua gelandang berusia 28 tahun tersebut selama berlaga di Amerika Utara.

Tertinggal satu gol, Australia mencoba bangkit dengan mengandalkan determinasi skuad mudanya. Upaya keras anak asuh Tony Popovic baru membuahkan hasil pada babak kedua, tepatnya di menit ke-55.

Berawal dari eksekusi tendangan bebas Aiden O'Neill, bek Mesir Mohamed Hany justru salah mengantisipasi bola dan mencetak gol bunuh diri. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Mesir yang dimotori oleh Mohamed Salah sejatinya memiliki beberapa peluang emas untuk mengunci kemenangan di waktu normal. Salah satunya lewat sundulan keras Rami Rabia yang secara heroik mampu ditepis oleh kiper Australia, Patrick Beach.

Drama Adu Penalti dan Tiket 16 Besar

Mendekati ujung babak tambahan, Australia sempat memasukkan kiper berpengalaman Mat Ryan khusus untuk menghadapi babak tos-tosan. Namun, strategi tersebut gagal meredam ketenangan para eksekutor Mesir.

Sementara dua penendang Australia, Harry Souttar dan Lucas Herrington, gagal menunaikan tugasnya, empat eksekutor Mesir tampil sempurna. Mohamed Salah bahkan sempat memamerkan ketenangannya dengan mengeksekusi penalti bergaya Panenka, sebelum akhirnya Hossam Abdelmaguid mengunci kemenangan Mesir menjadi 4-2.

Atas penampilan impresifnya sepanjang laga, Mohamed Salah dinobatkan sebagai Player of the Match.

Dengan hasil ini, tim asuhan Hossam Hassan berhak mengantongi tiket ke Babak 16 Besar yang akan digelar di Atlanta pada 7 Juli mendatang. Mereka kini menanti pemenang antara laga Argentina melawan Tanjung Verde yang juga berlangsung pada Jumat malam.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: