Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan di Tol JORR Kembangan yang Menewaskan Petugas PJR
BeritaNasional.com - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua truk dan seorang petugas Patroli Jalan Raya (PJR) terjadi di Ruas Jalan Tol MLJ JORR W2, Kembangan, Jakarta Barat, pada Jumat (3/7/2026) pagi sekitar pukul 10.50 WIB.
Akibat peristiwa tersebut, seorang anggota polisi PJR dilaporkan meninggal dunia saat dalam penanganan medis.
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang mengonfirmasi terjadinya insiden maut yang tepatnya berada di dekat Km 11.400 arah selatan tol tersebut.
"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas beruntun di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat yang melibatkan kendaraan Isuzu Wing Box, sebuah light truck Toyota, dan seorang petugas PJR yang sedang berada di lokasi kejadian," ujar Kompol Reza saat dikonfirmasi pada Sabtu (4/7/2026).
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis ini bermula saat sebuah truk Isuzu Wing Box dengan nomor polisi B 9663 TXW yang dikemudikan oleh Yanin (48) melaju dari arah utara menuju ke arah selatan. Sesampainya di dekat Km 11.400, truk tersebut hilang kendali dan menabrak bagian belakang kendaraan lain yang sedang berhenti.
"Kendaraan Isuzu Wing Box menabrak Light Truck Toyota berpelat nomor AD 8974 WW dikemudikan oleh Bagas Ady Kuncoro yang saat itu posisinya sedang berhenti di garis chevron (marka serong)," kata Kompol Reza menjelaskan kronologi awal.
Kerasnya benturan membuat truk Toyota tersebut terdorong hebat ke arah depan. Nahas, di depan truk tersebut sedang berdiri seorang petugas PJR, Aipda Endang Karyana, SH (48). Truk yang bergeser maju itu langsung menghantam tubuh korban yang tidak sempat menghindar.
Korban Meninggal di Rumah Sakit
Akibat dihantam truk yang terdorong, Aipda Endang Karyana mengalami luka yang sangat parah di beberapa bagian tubuhnya. Petugas di lapangan segera mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat demi mendapatkan pertolongan darurat.
"Korban mengalami luka memar pada bagian kepala, kaki kanan remuk, serta kaki kiri patah. Petugas sempat melarikan korban ke rumah sakit, namun korban dinyatakan meninggal dunia saat dalam penanganan medis di RS Bhayangkara Tk. I Raden Said Sukanto, Kramat Jati," tutur Kasat Lantas dengan nada prihatin.
Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerusakan materi yang cukup parah pada kedua kendaraan. Bagian bodi depan kiri truk Isuzu Wing Box ringsek berat, sementara light truck Toyota mengalami penyok pada bak belakang kanan serta bodi depan kiri.
Penyebab Kecelakaan
Hingga saat ini, pihak Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat masih melakukan pendalaman terkait penyebab utama dari kecelakaan fatal tersebut. Pihak kepolisian juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kedua unit truk, STNK, serta SIM dari masing-masing pengemudi.
"Untuk dugaan sementara penyebab kecelakaan, saat ini kami belum bisa menyimpulkan karena masih dalam proses penyelidikan mendalam oleh Tim 2 Unit Laka Sat Lantas Polres Metro Jakarta Barat," pungkas Kompol Reza.
Petugas kepolisian diketahui telah melakukan olah TKP, mencari keterangan dari saksi-saksi di lokasi, serta meminta Visum et Repertum (Ver) jenazah korban untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.
Petugas PJR Berniat Menolong Pengendara
Insiden ini bermula ketika Aipda Endang dan Brigadir Bimo sedang melaksanakan patroli rutin dengan mobil dinas K-946.
Di tengah perjalanan, kedua petugas mendapati sebuah light truck dengan nomor polisi AD 8974 WW yang tengah berhenti akibat mengalami kendala teknis.
Namun, saat berniat mengulurkan bantuan, sebuah truk wing box bernomor polisi B 9663 TXW yang melaju dari arah berlawanan mendadak hilang kendali.
Truk tersebut menghantam bagian belakang kendaraan yang sedang mogok, memicu tabrakan beruntun yang mengakibatkan korban tertabrak hingga mengalami luka parah di kaki kanannya.
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan darurat, nyawa korban tidak tertolong karena luka berat yang dideritanya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
BUDAYA | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu






