Keir Starmer Punya Kado Spesial jika Timnas Inggris Juara Piala Dunia 2026

Oleh: Tarmizi Hamdi
Kamis, 09 Juli 2026 | 23:30 WIB
PM Inggris Keir Starmer (kiri) bersalaman dengan PM Norwegia Jonas Gahr Støre. (Foto/Instagram Starmer)
PM Inggris Keir Starmer (kiri) bersalaman dengan PM Norwegia Jonas Gahr Støre. (Foto/Instagram Starmer)

BeritaNasional.com - Perdana Menteri (PM) Inggris Sir Keir Starmer bakal memberikan kado spesial berupa pemberian hari libur nasional (bank holiday) bagi warganya. 

Syaratnya, Tim Nasional (Timnas) Inggris harus berhasil membawa pulang trofi juara Piala Dunia 2026.

Sinyal tersebut disampaikan Starmer menjelang laga krusial babak perempat final. Timnas berjuluk Tiga Singa ini sukses mengamankan tiket delapan besar setelah menumbangkan tuan rumah Meksiko lewat pertandingan yang mendebarkan.

Selanjutnya, Inggris dijadwalkan akan menantang Norwegia pada Minggu (12/7/2026) pukul 04.00 WIB.

Peluang Inggris untuk melangkah jauh kini terbuka lebar. Sejumlah tim raksasa yang diunggulkan seperti Jerman, Brasil, Portugal, dan Belanda justru sudah tersingkir lebih awal dari turnamen. Kondisi ini membuat ekspektasi publik Inggris kian melambung tinggi.

Jika Harry Kane dan kawan-kawan berhasil keluar sebagai juara, momen ini akan menjadi sejarah besar mengingat Inggris sudah menanti selama 60 tahun untuk kembali mengangkat trofi Piala Dunia.

Saat ditanya mengenai rencana pemberian hari libur nasional tersebut, Keir Starmer yang dikenal sebagai penggemar berat sepak bola dan pendukung setia klub Arsenal memberikan jawaban yang diplomatis.

"Mengenai soal hari libur nasional, saya rasa saya tidak ingin mendahului nasib atau menganggapnya sebagai pertanda buruk. Namun, silakan tanyakan lagi kepada saya jika kita berhasil menembus babak final," ujar Starmer yang dikutip dari BBC News.

Starmer diperkirakan hadir langsung di stadion jika Inggris mampu menembus babak pemungkas. 

Partai final Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli mendatang. Menariknya, momen ini bertepatan dengan masa transisi politik di Inggris. Starmer diperkirakan akan mengundurkan diri dan posisinya sebagai Perdana Menteri bakal digantikan oleh Andy Burnham pada keesokan hari.

Mengakhiri masa jabatan dengan euforia kemenangan Piala Dunia tentu akan menjadi penutup yang manis bagi Starmer sekaligus menjadi hadiah perpisahan berupa libur sehari bagi seluruh rakyat Inggris untuk merayakan berakhirnya kutukan 60 tahun.

Ujian Berat di Bawah Asuhan Thomas Tuchel

Meski di atas kertas jalur Inggris terlihat menjanjikan, langkah mereka tidak akan mudah. Prancis dan Spanyol masih menjadi dua tim yang paling difavoritkan untuk merengkuh gelar juara dunia tahun ini.

Inggris juga membawa modal trauma masa lalu setelah gagal dalam dua final Euro terakhir mereka, kalah adu penalti dari Italia pada 2021 dan takluk 2-1 dari Spanyol pada 2024. 

Kendati demikian, di bawah asuhan manajer anyar Thomas Tuchel serta performa impresif duo bintang Harry Kane dan Jude Bellingham, Inggris tetap menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan.

Sumber: BBC Newssinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: