Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia 2026, Didier Deschamps: Kami Telah Melewati Rintangan Besar
BeritaNasional.com - Tim Nasional (Timnas) Prancis sukses mengamankan tiket ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan perlawanan sengit Maroko dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga perempat final di Stadion Boston, Amerika Serikat, Jumat (10/7/2026) WIB.
Kemenangan ini memperpanjang napas Les Bleus untuk mencetak sejarah sebagai negara Eropa kedua yang mampu mencapai tiga final Piala Dunia secara berturut-turut.
Pelatih kKepala Prancis, Didier Deschamps, tidak bisa menyembunyikan rasa bangga sekaligus leganya setelah memastikan tempat di babak empat besar. Menurutnya, Maroko bukanlah lawan yang mudah, berkaca dari performa defensif yang rapat sepanjang turnamen.
"Kami telah melewati rintangan yang sangat besar malam ini. Sekarang, fokus kami adalah pulih dengan baik dan melihat siapa yang akan menjadi lawan kami selanjutnya di semifinal," ujar Didier Deschamps usai pertandingan yang dikutip dari laman resmi FIFA pada Jumat..
Deschamps juga menyadari betul atmosfer euforia luar biasa yang saat ini sedang menyelimuti publik di negaranya.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa skuad asuhannya harus tetap membumi dan menjaga fokus di dalam kompetisi demi target tertinggi.
"Saya bisa membayangkan ada banyak kegembiraan dan semangat yang luar biasa di Prancis saat ini. Namun di sini, kami berada di dalam gelembung kami sendiri, dan saya pribadi bahkan lebih menutup diri lagi. Itulah tujuan utama kami berada di sini. Para pemain memiliki kewajiban untuk melakukan segala yang mereka bisa demi melangkah sejauh mungkin," tambah Deschamps.
Jalannya pertandingan sendiri sejatinya didominasi penuh oleh armada Deschamps sejak menit awal. Di babak pertama, Prancis membombardir pertahanan Maroko dengan melepaskan 13 tembakan percobaan, berbanding terbalik dengan Maroko yang hanya mampu membalas satu kali.
Prancis sempat mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-25 setelah sang kapten, Kylian Mbappe, dijatuhkan Noussair Mazraoui di kotak terlarang. Namun, eksekusi penalti Mbappe berhasil ditepis secara heroik oleh kiper Maroko, Yassine Bounou.
Kebuntuan baru pecah di babak kedua, tepatnya pada menit ke-60. Memanfaatkan umpan matang dari Desire Doue, Mbappe melepaskan tendangan melengkung kaki kanan yang bersasar telak di pojok gawang Bounou. Gol ini menorehkan sejarah baru bagi sang megabintang, menjadikannya pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang mampu mencetak minimal 8 gol dalam dua edisi Piala Dunia berbeda secara berturut-turut.
Tak berselang lama, giliran pemenang Ballon d'Or 2025, Ousmane Dembele, yang menggandakan keunggulan Prancis melalui aksi individu ciamik di luar kotak penalti yang ditutup dengan sepakan keras tanpa bisa dihalau Bounou. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Prancis sempat mengalami momen menegangkan ketika Mbappe pincang keluar lapangan pada menit ke-77 akibat cedera pergelangan kaki ringan, sebelum digantikan oleh Jean-Philippe Mateta. Namun, Mbappe memastikan kondisinya baik-baik saja dan pergantian tersebut murni bagian dari strategi permainan di menit-menit akhir.
Di babak semifinal nanti, Prancis akan menunggu pemenang dari laga perempat final lainnya yang mempertemukan dua kekuatan besar Eropa, yakni Spanyol dan Belgia.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 22 jam yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu






