Google Bakal Izinkan Toko Aplikasi Alternatif di Android, Persaingan Developer Makin Ketat
BeritaNasional.com - Mulai 22 Juli mendatang, toko pengembang aplikasi alternatif dapat mendistribusikan layanan mereka melalui Google Play Store. Aplikasi milik para pengembang ini akan secara otomatis tersedia untuk toko aplikasi pihak ketiga, kecuali mereka memilih untuk tidak ikut (opt-out).
Menurut laman theverge.com yang diakses pada Minggu (19/7/2026), Google juga menyiapkan program khusus bernama Play Catalog Access Program. Melalui program ini, operator app store alternatif dapat mengakses katalog aplikasi Google Play dengan sejumlah persyaratan keamanan, termasuk biaya tahunan sebesar 5.000 dolar AS untuk proses peninjauan kebijakan dan keamanan.
Keputusan tersebut dianggap sebagai kemenangan bagi persaingan di industri aplikasi mobile. Selama ini, Google Play menjadi jalur utama distribusi aplikasi Android, sehingga pengembang memiliki pilihan yang relatif terbatas. Kondisi ini juga dapat membuka peluang biaya distribusi yang lebih rendah serta pilihan metode pembayaran yang lebih beragam bagi pengembang dan pengguna.
Meski membuka akses lebih luas, Google menegaskan bahwa keamanan setiap aplikasi tetap menjadi prioritas utama. Karena setiap app store alternatif harus memenuhi berbagai persyaratan, seperti memiliki kebijakan keamanan yang jelas, terbuka bagi pengembang yang memenuhi syarat, serta menjaga tingkat malware tetap sangat rendah.
(Rep: Bunga)
DUNIA | 1 hari yang lalu
PENDIDIKAN | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







