Dari Digendong Messi hingga Jadi Lawan di Final Piala Dunia 2026, Kisah Lamine Yamal Jadi Sorotan

Oleh: Harits Tryan
Minggu, 19 Juli 2026 | 15:30 WIB
Foto Lamine Yamal saat bayi dan ibunya Sheila bertemu dengan Lionel Messi dalam sesi foto. (Foto/Unicef/Joan Monfort)
Foto Lamine Yamal saat bayi dan ibunya Sheila bertemu dengan Lionel Messi dalam sesi foto. (Foto/Unicef/Joan Monfort)

BeritaNasional.com - Kapten Timnas Argentina Lionel Messi mengaku tak menyangka foto ikonik dirinya bersama Lamine Yamal saat masih bayi kembali menjadi perbincangan jelang final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Argentina melawan Spanyol.

Partai puncak yang akan digelar pada Minggu itu menjadi salah satu laga paling dinantikan karena mempertemukan juara bertahan Argentina dengan Spanyol, sekaligus menjadi duel dua generasi pesepak bola terbaik dunia.

Menjelang pertandingan, kedua tim menghadiri acara media di New York, Amerika Serikat, yang turut dihadiri sejumlah tokoh olahraga dunia seperti legenda NFL Tom Brady, petenis Novak Djokovic, hingga bintang NBA Kevin Durant.

Dalam kesempatan tersebut, perhatian publik tertuju pada foto amal yang diambil pada 2007. Foto itu memperlihatkan Messi yang saat itu masih berusia 20 tahun menggendong Lamine Yamal yang baru berusia lima bulan.

Foto tersebut kembali viral menjelang final dan dinilai menjadi simbol unik karena kini keduanya akan saling berhadapan memperebutkan trofi Piala Dunia.

Legenda NFL sekaligus pemilik minoritas Birmingham City, Tom Brady, bahkan menyebut foto tersebut seolah menjadi pertanda akan pertemuan bersejarah keduanya di partai final.

Messi pun mengaku tak menyangka perjalanan kariernya dan Yamal bisa bertemu dalam momen sebesar final Piala Dunia.

"Foto itu luar biasa. Fakta bahwa kami sekarang sama-sama bermain di Piala Dunia benar-benar gila," ujar Messi seperti dikutip dari Sports Mole, Minggu (19/7/2026).

Megabintang Argentina berusia 39 tahun itu juga memberikan pujian kepada Yamal yang kini menjadi andalan Spanyol. Menurut Messi, winger Barcelona tersebut telah berkembang menjadi salah satu pemain terbaik di dunia.

Yamal, yang mengenakan nomor punggung 10 Barcelona setelah menjalani debut di tim utama pada usia 15 tahun, sebelumnya sukses membawa Spanyol menjuarai Euro 2024.

Kini, pemain berusia 19 tahun itu berpeluang mencatat sejarah sebagai pesepak bola termuda yang mampu menjuarai Euro dan Piala Dunia.

Meski memberikan pujian, Messi menegaskan Argentina akan berupaya menghentikan pergerakan Yamal pada laga final demi mempertahankan gelar juara dunia.

Selain duel Messi dan Yamal, pertandingan juga menghadirkan cerita menarik di pinggir lapangan. Pelatih Argentina Lionel Scaloni akan berhadapan dengan pelatih Spanyol Luis de la Fuente, yang pernah menjadi instruktur Scaloni saat mengikuti kursus lisensi kepelatihan UEFA Pro.

Pertemuan keduanya di final Piala Dunia 2026 dipastikan menambah nilai emosional dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu final paling bergengsi dalam sejarah turnamen tersebut.

Sumber: Sports Molesinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: