Pemasangan Catra di Stupa Induk Candi Borobudur, Pemerintah Tunggu Kajian Komprehensif

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:01 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon datangi candi Borobudur (Foto/Kementerian Kebudayaan)
Menteri Kebudayaan Fadli Zon datangi candi Borobudur (Foto/Kementerian Kebudayaan)

BeritaNasional.com -  Komitmen pemerintah dalam mengedepankan aspek pelestarian cagar budaya sesuai ketentuan yang berlaku diterapkan terhadap proses pemasangan catra di stupa induk Candi Borobudur. Pemerintah masih menunggu penyelesaian kajian yang komprehensif. 

Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Supriyadi mengatakan, pemerintah terus melakukan berbagai upaya yang berpedoman pada regulasi dan prinsip pelestarian. Berbagai kajian yang diperlukan telah dilaksanakan dan saat ini memasuki tahap penyempurnaan.

"Kami dari Kementerian Agama bersama Kementerian Kebudayaan senantiasa melakukan upaya yang memenuhi ketentuan yang berlaku. Pelestarian menjadi prioritas utama. Kajian-kajian yang diperlukan telah diselenggarakan dengan baik, dan saat ini tinggal menyempurnakan hasil kajian tersebut. Mudah-mudahan prosesnya segera selesai sehingga hasilnya dapat dipublikasikan kepada masyarakat," jelasnya di Magelang, Jumat (24/7/2026)

Ia menyebut setiap hasil kajian yang dipublikasikan maka harus mengacu pada sumber-sumber yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan. Hal ini penting agar informasi yang disampaikan kepada publik memiliki dasar ilmiah yang kuat, dibandingkan menggunakan referensi yang belum terverifikasi.

Selain itu pemerintah juga terus mengedepankan diplomasi kebudayaan, termasuk menjalin komunikasi yang baik dengan UNESCO. Diharapkan komunikasi tersebut dapat berjalan lancar sehingga upaya penempatan catra di stupa induk Candi Borobudur sebagai bagian dari kepentingan umat Buddha dapat terealisasi sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Namun proses tersebut tidak dapat dilakukan secara tergesa-gesa. Penyelesaian kajian secara menyeluruh tetap menjadi syarat utama agar setiap keputusan yang diambil tetap mengutamakan prinsip pelestarian warisan budaya.

"Pemasangan catra masih harus menunggu waktu karena proses kajian belum sepenuhnya selesai. Oleh karena itu, kajian harus benar-benar dikedepankan sehingga aspek pelestarian tetap menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang diambil," tukasnya. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: