Chelsea vs Arsenal Berakhir Imbang, Mikel Arteta: Ini Derby London Sesungguhnya!
BeritaNasional.com - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menilai derby London kontra Chelsea berlangsung dalam tensi tinggi dan diwarnai duel keras sepanjang pertandingan. Adapun hasil akhir dari derby London ini yakni Chelsea 1-1 Arsenal.
Menurutnya, sejak menit awal terlihat bahwa kedua tim sama-sama ngotot untuk meraih kemenangan, membuat laga minim fluiditas dan lebih banyak diwarnai pertarungan fisik.
“Pertama-tama, saya pikir ini derby London yang sesungguhnya. Sangat menegangkan, dan Anda bisa merasakan sejak awal bahwa setiap duel, setiap aksi, memiliki makna tersendiri. Dua tim yang sangat ingin menang, dan tidak banyak permainan sepak bola. Banyak penyelamatan, tendangan bebas, kartu kuning, jadi tidak banyak fluiditas,” ujar Arteta dikutip dari laman resmi Arsenal, Senin (1/12/2025).
Arteta menjelaskan bahwa kartu merah Moises Caicedo menjadi momen penting yang mendorong Arsenal berusaha tampil lebih agresif.
“Namun, jelas setelah [Moises] Caicedo diusir keluar lapangan, kami ingin menyamakan kedudukan. Kami tidak berhasil melakukannya kami mendapat empat kartu kuning lagi, dan para pemain itu jelas menjadi incaran untuk menyamakan kedudukan.”
Memasuki jeda pertandingan, Arteta meminta timnya meningkatkan intensitas dan fokus untuk mengambil alih permainan.
“Di babak pertama kami berkata, ayo kita tingkatkan sekarang, lakukan apa yang harus kami lakukan, dan kami sangat jelas tentang niat kami dan bagaimana kami akan mendominasi permainan di babak pertama.”
Meski sudah mengatur strategi untuk menekan lewat umpan panjang dan situasi bola mati, Arsenal justru kebobolan dari sepak pojok.
“Umpan panjang, tendangan bebas, tendangan sudut, dan kami kebobolan dari bola mati. Lalu, momentum berubah, dan akhirnya tim harus bereaksi terhadap hal itu.”
Arsenal kemudian bangkit dan menciptakan beberapa peluang, termasuk gol penyeimbang. Namun Arteta menilai timnya kurang tajam dalam penyelesaian akhir.
“Kami berhasil mendapatkan beberapa momen bagus tanpa terlalu banyak momentum dan mencetak gol yang hebat. Setelah itu, kami memiliki dua atau tiga peluang emas, tetapi kurang detail, terutama dalam cara kami menyerang, dan terutama di posisi tertentu, Robert [Sanchez] memegang bola.”
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







