Khofifah Siap Berikan Hadiah Rp1,9 miliar untuk 10 KDKMP Terbaik

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 22 Juli 2026 | 02:00 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (BeritaNasional/Ahda)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (BeritaNasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan hadiah uang pembinaan sebanyak Rp1,9 miliar untuk 10 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang kinerjanya paling baik di Jawa Timur.

Ia mengatakan, 10 KDKMP itu berhasil mencatatkan nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur dengan total Rp14,05 miliar.

"Sebanyak sepuluh KDKMP mencatatkan nilai transaksi tertinggi di Jawa Timur. Mereka akan mendapatkan hadiah uang pembinaan dari Pemprov Jawa Timur yang besarnya Rp1,9 miliar," katanya.

Khofifah mengatakan, KDKMP peringkat pertama hingga ketiga masing-masing akan mendapat uang pembinaan Rp300 juta, yaitu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Pucangan Kecamatan Montong Kabupaten Tuban, KDMP Tukangkayu Kecamatan Banyuwangi Kabupaten Banyuwangi, serta KDMP Karangagung Kecamatan Palang Kabupaten Tuban.

Lalu untuk KDKMP Peringkat keempat sampai keenam masing-masing akan mendapat uang pembinaan Rp200 juta, yaitu KDMP Rengel Kabupaten Tuban, KDMP Bakalanwringinpitu Kabupaten Sidoarjo, serta KDMP Dapet Balongpanggang Kabupaten Gresik.

Sedangkan, untuk peringkat ketujuh hingga kesepuluh akan mendapat masing-masing Rp100 juta yakni KDMP Gesikharjo Kabupaten Tuban, KDMP Bedali Kabupaten Kediri, KDMP Tangunan Kabupaten Mojokerto, serta KDMP Tlogoagung Kabupaten Bojonegoro.

Khofifah juga akan memberikan lencana Jer Basuki Mawa Beya kepada Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky atas perannya mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi operasionalisasi KDMP di Tuban.

Ia mengatakan, KDMP Kabupaten Tuban dari sisi keuangan mendominasi perolehan transaksi terbaik karena empat KDMP wilayah tersebut masuk jajaran 10 transaksi terbesar KDKMP di Jawa Timur.

Bahkan, akumulasi nilai transaksi KDMP Tuban berhasil melampaui total transaksi KDMP di beberapa provinsi, seperti DIY, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten.

Khofifah mengatakan, perhatian besar terhadap koperasi tidak lepas dari peran koperasi dan UMKM yang berhasil menyumbang kontribusi 60 persen terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, yang mencapai 5,9 persen pada triwulan I-2026.

Sumber: Antarasinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: