Prabowo Tinjau Perbaikan Jalan Lembah Anai, Target Akses Kembali Normal

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 18 Desember 2025 | 15:52 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto/doc. Setpres)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto/doc. Setpres)

BeritaNasional.com -  Presiden Prabowo Subianto meninjau progres perbaikan Jalan Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, pada Kamis (18/12/2024).

Kawasan Lembah Anai sebelumnya mengalami amblas dan tidak dapat dilalui kendaraan akibat banjir dan longsor.

Rusaknya Jalan Lembah Anai mengakibatkan mobilitas masyarakat dari Padang menuju Bukittinggi, maupun sebaliknya, menjadi terganggu.

Dalam peninjauan tersebut, Prabowo memastikan perbaikan infrastruktur terus berjalan agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. Pemerintah menargetkan perbaikan dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan pengguna jalan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, mengatakan kehadiran langsung Presiden di lokasi terdampak menjadi sinyal bahwa perbaikan infrastruktur mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

“Kami optimistis, dengan perhatian dan pemantauan langsung Bapak Presiden, penanganan jalan nasional di kawasan Lembah Anai dapat dipercepat sehingga aktivitas masyarakat dan distribusi logistik bisa kembali berjalan normal,” kata Vasko.

Berdasarkan hasil asesmen pemerintah daerah bersama instansi terkait, saat ini telah dilakukan uji coba terbatas bagi kendaraan roda empat di ruas Jalan Lembah Anai.

Laporan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mencatat, uji coba tersebut berlangsung 16 hingga 21 Desember 2025, mulai pukul 16.00 WIB hingga 09.00 WIB, sebagai langkah sementara untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026.

Direktur Utama PT Hutama Karya Infrastruktur, Aji Prasetyanti, menjelaskan ruas jalan nasional yang sempat putus masih dalam proses penanganan.

Untuk mempercepat perbaikan, pihaknya telah mengerahkan 23 unit alat berat jenis ekskavator dan satu unit bore pile untuk pembangunan pondasi dalam melalui metode pengeboran.

“Sejak 16 Desember, ruas jalan ini sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dengan sistem buka-tutup,” jelas Aji.

Ke depan, Hutama Karya akan menambah tujuh unit bore pile guna mempercepat proses pekerjaan, dengan target penyelesaian perbaikan permanen pada Juli 2026.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: