300 Pelajar Belajar Sejarah Langsung di Istana Kepresidenan Hari Ini

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 21 Juli 2026 | 16:42 WIB
300 pelajar ke Istana Kepresidenan (Foto/Setpres)
300 pelajar ke Istana Kepresidenan (Foto/Setpres)

BeritaNasional.com - Sebanyak 300 pelajar dari SMA Negeri 46 Jakarta dan SMP Negeri 15 Jakarta mengikuti program "Istana untuk Anak Sekolah" di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2026). 

Dalam kegiatan itu, para siswa diajak mengenal lebih dekat sejarah dan fungsi Istana Kepresidenan melalui kunjungan langsung ke Istana Merdeka dan Istana Negara.

Selama kegiatan berlangsung, para pelajar berkeliling kawasan Istana Kepresidenan sambil mendengarkan penjelasan mengenai sejarah, fungsi, serta nilai penting setiap bangunan.

Defania, siswi kelas 10 SMA Negeri 46 Jakarta, mengaku terkesan karena untuk pertama kalinya bisa memasuki kawasan Istana Kepresidenan.

“Pertama kali banget jujur agak amaze banget pas masuknya, karena keren banget terus kayak mewah banget, apalagi untuk first time aku,” kata Defania.

Ia berujar, kunjungan tersebut juga menambah pengetahuannya mengenai sejarah berdirinya Istana Negara.

Sementara itu, siswi SMP Negeri 15 Jakarta, Mutiara, mengaku kagum dengan arsitektur dan penataan ruang di dalam istana. 

Pengalaman itu, menurutnya, semakin memotivasi dirinya untuk menjadi seorang arsitek.

“Aku bener-bener kagum banget sama isi istana, karena itu kayak tertata rapih banget apalagi kan aku termotivasi kan nanti aku cita-cita aku nih bakal jadi arsitek,” kata Mutiara.

Kepala SMP Negeri 15 Jakarta, Nuryanti, menilai program tersebut memberi pengalaman belajar yang tidak bisa diperoleh hanya melalui teori di kelas.

“Luar biasa sangat bermanfaat biasanya anak-anak kan hanya mendapat gambaran secara teori atau cuman nonton di YouTube, di televisi,” tuturnya.

Guru SMA Negeri 46 Jakarta, Pudensia Puspa, berharap program "Istana untuk Anak Sekolah" dapat terus dilaksanakan karena memberikan pengalaman belajar langsung di luar kelas serta mendorong siswa lebih mengenal sejarah dan proses kenegaraan.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: