Prabowo Buka Istana untuk Anak Sekolah, Siswa Diajak Belajar Sejarah dan Pemerintahan
BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto membuka lebar Istana Kepresidenan bagi anak-anak sekolah pada Selasa (7/4/2026). Program bertajuk 'Istana untuk Anak Sekolah' ini dimulai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, kebijakan tersebut merupakan komitmen pemerintah untuk menguatkan kualitas sumber daya manusia.
“Salah satu program terbesar Bapak Presiden adalah investasi membangun dan membentuk generasi muda. Ada makan bergizi, ada renovasi sekolah, toilet, kita pasang TV digital pembelajaran," kata Teddy.
"Kemudian ada sekolah rakyat, sekolah integrasi, sekolah Garuda, ada insentif dan kesejahteraan untuk guru dan lain sebagainya. Hari ini kita buka istana untuk anak-anak sekolah untuk generasi penerus bangsa,” tambah dia.
Adapun dalam program Istana untuk Siswa Sekolah ini, para pelajar diajak mengikuti diskusi dan tanya jawab, serta berkeliling istana untuk mengenal sejarah bangsa dan sistem pemerintahan.
Para siswa juga diperkenalkan pada berbagai ruang penting di istana, termasuk tempat pengambilan keputusan strategis negara.
“Kita ajak mereka untuk melihat istana, kita ajak mereka untuk melihat tempat-tempat di mana keputusan besar bangsa ini pernah diambil. Untuk apa? Untuk memberi mereka keinginan untuk bercita-cita setinggi mungkin untuk bangsa ini,” ucap Teddy.
Lebih lanjut, Teddy menegaskan bahwa program ini tidak hanya dilaksanakan di Istana Merdeka dan Istana Negara, tetapi juga akan diperluas ke seluruh Istana Kepresidenan di berbagai daerah di Indonesia.
Sekolah-sekolah dari berbagai wilayah, termasuk di luar Pulau Jawa, akan difasilitasi untuk mengikuti kegiatan ini.
“Kita punya delapan, nanti masing-masing istana kita buka untuk anak sekolah juga. Untuk yang di luar Jakarta ataupun juga di luar Pulau Jawa Nanti akan difasilitasi untuk ke sininya,” jelasnya.
Seskab pun mendorong sekolah-sekolah yang ingin mengikuti program 'Istana untuk Siswa Sekolah' agar dapat mendaftarkan diri ke Kementerian Sekretariat Negara maupun Sekretariat Kabinet. Nantinya, para pendaftar akan diatur untuk melakukan kunjungan ke Istana.
“Untuk seleksinya tidak ada. Jadi silahkan daftar ke tadi yang saya bilang kemudian nanti akan diatur oleh panitianya,” ucap Teddy.
Pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan inspirasi sekaligus memperkuat rasa kebangsaan di kalangan generasi muda.
“Intinya Bapak Presiden ingin sebesar-besarnya istana ini dibuka untuk rakyat. Saat Lebaran ada, kemudian saat hari-hari besar lainnya ada, nah ini untuk anak-anak sekolah,” tandasnya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







