Prabowo Ungkap Praktik Mark Up Belanja Pemerintah: Ini Sedang Saya Hentikan

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 23 Juli 2026 | 22:34 WIB
Presiden Prabowo saat pidato Peringatan Harlah ke-28 PKB di JCC. (BeritaNasional/Ahda)
Presiden Prabowo saat pidato Peringatan Harlah ke-28 PKB di JCC. (BeritaNasional/Ahda)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menyelamatkan anggaran negara yang bocor. Prabowo menyebut setiap pembelian lembaga pemerintah pasti digelembungkan.

"Saya mau tutup ini akal-akalan dari banyak pihak. Ya kita harus introspeksi. Kita sudah tahu, ibu-ibu, bapak-bapak, walaupun di daerah semua sudah tahu apa yang terjadi. Benar kan?" ujarnya saat pidato Peringatan Harlah ke-28 PKB di JCC, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

"Setiap pembelian dari lembaga pemerintah selama ini pasti harganya digelembungkan. Benar? Benar? Ibu-ibu tahu. Apa saja. Kadang-kadang digelembungkannya gila-gilaan," sambungnya.

Prabowo menyebut kebocoran anggaran bisa mencapai Rp1000 triliun. Kebocoran ini yang sedang dilakukan pemerintahannya.

"Anggaran negara adalah 270 miliar dolar, Rp3.700 triliun kurang lebih. Jadi kalau 30 persen bocor, artinya lebih Rp1.000 triliun bocor. Ini sedang saya hentikan," katanya.

Ketum Gerindra ini menegaskan dalam beberapa bulan pertama pemerintahannya telah bisa menghemat Rp300 triliun. Anggaran tersebut digunakan untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ini yang kita hemat dari beberapa bulan pertama pemerintah yang kita pimpin. Kita bisa hemat Rp300 triliun. Ini yang kita gunakan untuk MBG," ujar Prabowo.

 sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: