Lionel Scaloni Akui Spanyol Lebih Baik Usai Argentina Kalah di Final Piala Dunia 2026

Oleh: Harits Tryan
Rabu, 22 Juli 2026 | 16:32 WIB
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni. (Foto/FIFA)
Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni. (Foto/FIFA)

BeritaNasional.com - Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni memilih bersikap sportif setelah timnya kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Alih-alih menyalahkan kepemimpinan wasit, Scaloni mengakui La Roja tampil lebih baik dan pantas keluar sebagai juara dunia.

Argentina harus mengakui keunggulan Spanyol lewat gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu. Hasil tersebut membuat Albiceleste gagal mempertahankan gelar juara dunia.

Saat ditanya mengenai kepemimpinan wasit pada laga final, Scaloni menegaskan kekalahan timnya bukan disebabkan oleh faktor tersebut, melainkan karena kualitas permainan Spanyol.

"Tidak, kami kalah karena mereka lebih baik, kawan-kawan. Kita harus mengakui itu, kita harus mengakui bahwa mereka bermain lebih baik. Kita mungkin datang dengan sumber daya terbatas, itulah kenyataannya, tetapi terkadang ada baiknya untuk mengakui itu, dan saya pikir itu akan membuat kita lebih baik, tanpa ragu," ujar Scaloni dilansir dari Marca, Rabu (22/7/2026).

Pelatih berusia 48 tahun itu juga mengakui Argentina tidak mampu meraih kemenangan, meski seluruh pemain telah berjuang demi para pendukung.

"Kami tidak mampu menang. Kami tahu itu; kami bermain untuk kegembiraan rakyat kami, dan itulah mengapa ini menyakitkan. Kami akan terus berjuang," lanjutnya.

Scaloni turut menanggapi spekulasi mengenai masa depannya bersama Timnas Argentina yang mencuat setelah final Piala Dunia 2026. Ia mengatakan evaluasi setelah turnamen merupakan hal yang wajar, namun menegaskan fokus utamanya tetap pada kepentingan tim nasional.

"Hal-hal seperti ini normal setelah turnamen seperti ini. Anda bisa mengatakannya, Anda mempertimbangkannya kembali. Kita di sini sampai Desember. Saya pikir hal terpenting dalam semua ini adalah bagaimana semuanya berjalan, bagaimana orang-orang memahami bahwa tim telah memberikan yang terbaik. Yang terpenting adalah tim nasional, bukan siapa yang memimpin, apakah saya ada di sana atau tidak."

Meski gagal membawa Argentina mempertahankan gelar, Scaloni mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya yang telah memberikan segalanya sepanjang turnamen.

"Saya baik-baik saja. Saya tahu tim telah memberikan segalanya hingga akhir. Tanpa ragu, itulah hal terbaik yang bisa kita ambil dari ini."

Berada di kampung halamannya di Pujato, Scaloni mengakui kekalahan tersebut menyisakan kekecewaan karena gagal memberikan kebahagiaan bagi masyarakat Argentina.

"Saya senang berada di rumah. Kami kalah. Kami bukan pemenang, tetapi saya pikir kami harus puas. Rasanya sakit tidak bisa memberikan sesuatu yang bisa membuat orang-orang bersorak. Kami bermain untuk mereka dan untuk keluarga kami. Kami telah memberikan yang terbaik," tutup Scaloni.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: