Hari Patriotik Gorontalo, Momen ketika Merah Putih Dikibarkan sejak 23 Januari 1942

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 22 Januari 2026 | 23:00 WIB
Petugas gabungan mengibarkan Bendera Merah Putih berukuran raksasa. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Petugas gabungan mengibarkan Bendera Merah Putih berukuran raksasa. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - Setiap 23 Januari, masyarakat Gorontalo memperingati Hari Patriotik Gorontalo atau yang juga dikenal sebagai Hari Proklamasi Gorontalo.

Peringatan ini menjadi pengingat penting atas perjuangan rakyat Gorontalo dalam menentang penjajahan dan menyatakan kemerdekaan jauh sebelum Proklamasi Indonesia tahun 1945.

Momentum bersejarah ini tidak hanya memiliki nilai lokal, tetapi juga berkontribusi besar dalam membangun semangat nasionalisme Indonesia.

Sejarah Hari Patriotik Gorontalo

Sejarah Hari Patriotik Gorontalo berawal dari situasi genting Perang Pasifik pada awal 1940-an. Melemahnya kekuasaan kolonial Belanda akibat serangan Jepang dimanfaatkan oleh rakyat di berbagai daerah untuk melakukan perlawanan, termasuk di Gorontalo.

Pada 23 Januari 1942, tokoh perjuangan Nani Wartabone memimpin rakyat Gorontalo untuk menangkap pejabat kolonial Belanda. Aksi ini dilakukan setelah Belanda diketahui merencanakan pembumihangusan fasilitas dan kekayaan rakyat sebelum melarikan diri.

Setelah penangkapan berhasil, rakyat Gorontalo menurunkan bendera Belanda dan menggantinya dengan Bendera Merah Putih. Lagu Indonesia Raya dikumandangkan, disusul pidato Nani Wartabone yang menegaskan bahwa rakyat Gorontalo telah merdeka dan pemerintahan kolonial telah digantikan oleh pemerintahan nasional Indonesia.

Peristiwa ini tercatat sebagai salah satu proklamasi kemerdekaan daerah yang terjadi tiga tahun lebih awal dari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.

Makna Hari Patriotik Gorontalo

Hari Patriotik Gorontalo memiliki makna mendalam bagi bangsa Indonesia, khususnya dalam memperkuat nilai persatuan dan nasionalisme. Peristiwa 23 Januari 1942 menunjukkan bahwa kesadaran akan kemerdekaan telah tumbuh kuat di daerah-daerah, bukan hanya di pusat pemerintahan.

Makna penting Hari Patriotik Gorontalo antara lain:

- Simbol keberanian rakyat melawan penjajahan

- Bukti kecintaan daerah terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia

- Teladan persatuan lintas suku dan golongan

- Penguat semangat perjuangan menuju kemerdekaan nasional

Hari Patriotik juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan kolektif dari berbagai wilayah.

Cara Memperingati Hari Patriotik Gorontalo

Peringatan Hari Patriotik Gorontalo setiap 23 Januari umumnya diisi dengan berbagai kegiatan yang bernilai edukatif dan nasionalis, antara lain:

1. Upacara peringatan resmi di lingkungan pemerintahan dan sekolah

2. Ziarah dan penghormatan ke makam pahlawan, khususnya Nani Wartabone

3. Kegiatan edukasi sejarah seperti diskusi, seminar, dan lomba literasi

4. Pentas budaya dan seni daerah untuk memperkuat identitas Gorontalo

5. Kampanye digital sejarah guna mengenalkan perjuangan Gorontalo kepada generasi muda

Peringatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai patriotisme dan cinta tanah air.

Hari Patriotik Gorontalo 23 Januari adalah cerminan keberanian dan kesadaran nasional rakyat Gorontalo dalam memperjuangkan kemerdekaan. Sejarah ini menjadi warisan penting yang patut terus dikenang, dipelajari, dan diteruskan agar semangat persatuan dan perjuangan tetap hidup di tengah perubahan zaman.

(Rep/Nissa)sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: