Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Riau, Total Jadi 110 Unit

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:43 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmikan jembatan di Riau (BeritaNasional/Panji)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmikan jembatan di Riau (BeritaNasional/Panji)

BeritaNasional.com -  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Riau. Dengan peresmian tersebut, total jembatan yang dibangun Polda Riau kini mencapai 110 unit yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.

Peresmian dipusatkan di Kecamatan Dumai Selatan Kota Dumai dan menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja kapolri dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Listyo mengatakan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto agar Polri tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memberikan manfaat langsung melalui pembangunan yang berdampak bagi masyarakat.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras melaksanakan arahan dan tugas dari Bapak Presiden," ujar Sigit di Dumai Riau, dikutip Rabu (8/7/2026).

"Hari ini kita meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Dengan tambahan ini, total jembatan yang telah dibangun Polda Riau mencapai 110 unit," tambahnya.

Ia mengatakan keberadaan jembatan diharapkan membuka akses masyarakat di wilayah yang selama ini sulit dijangkau, sehingga memudahkan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Kita ingin memastikan masyarakat, khususnya di desa-desa dan wilayah yang selama ini aksesnya terbatas, memperoleh manfaat nyata dari pembangunan ini," kata dia.

"Dengan konektivitas yang semakin baik, anak-anak lebih mudah bersekolah, masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan publik, dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat," imbuh Sigit.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan mengatakan pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi tidak hanya menghadirkan infrastruktur, tetapi juga bertujuan memperkuat konektivitas sosial, memperluas akses pelayanan publik, dan mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi.

"Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," ujar Herry.

Menurut Herry, pembangunan jembatan merupakan wujud pengabdian Polri kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia usaha, relawan, dan masyarakat.

"Semoga seluruh kebaikan yang telah kita lakukan bersama menjadi manfaat yang terus dirasakan masyarakat hari ini dan menjadi warisan bagi anak cucu kita di masa yang akan datang," katanya.

Usai peresmian, Listyo berdialog dengan masyarakat penerima manfaat di Kota Dumai serta secara virtual dengan warga Kabupaten Siak dan Pelalawan. Kapolri juga menandatangani prasasti peresmian, meninjau jembatan, dan menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat.

Jembatan yang diresmikan menghubungkan Jalan Perintis RT 02, Kelurahan Bumi Ayu, dengan Jalan Bukit Datuk Lama RT 03, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan. Keberadaannya diharapkan memperlancar mobilitas warga, mempermudah akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan inovasi Polda Riau yang dibangun melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Hingga pertengahan 2026, sebanyak 110 jembatan telah dibangun di berbagai wilayah Riau.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: