OxygenOS dan realme UI Bakal Distop, Diganti dengan ColorOS
BeritaNasional.com - OnePlus dan realme kabarnya akan menghentikan penggunaan OxygenOS dan Realme UI, dan kemungkinan akan menggunakan ColorOS sebagai gantinya di masa mendatang.
Berdasarkan laporan Smartprix dari sumber industri yang dilansir dari Gizmochina pada Minggu (5/7/2026), OPPO akan menggabungkan OnePlus dan realme ke dalam merek utamanya. Konsekuensinya, tiga interface Android yakni, ColorOS, OxygenOS, dan realme UI, akan direduksi menjadi satu yakni ColorOS.
Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa OnePlus akan lebih fokus ke pasar India dan Tiongkok. Sementara realme akan mundur dari pasar Tiongkok untuk fokus pada pasar di luar Tiongkok. Bahkan, OnePlus di India telah menggabungkan jaringan perbaikan dan servisnya dengan OPPO, sehingga pusat layanan OnePlus yang terpisah menjadi semakin jarang ditemui.
Sebagai informasi, OxygenOS adalah software yang digunakan OnePlus pada ponselnya sejak 2014. Dan realme UI adalah software yang digunakan realme sejak berpisah dari OPPO sebagai merek independen pada 2018 lalu. Sementara ColorOS adalah software milik OPPO sendiri, yang digunakan pada ponsel OPPO di seluruh dunia.
Dalam perkembangannya, perubahan ini telah berlangsung cukup lama. Pada 2021, OnePlus dan OPPO sepakat untuk berbagi basis kode perangkat lunak yang sama, dengan menggabungkan OxygenOS dan ColorOS. Saat itu, OnePlus mengonfirmasi bahwa OxygenOS akan berbagi basis kode dengan ColorOS setelah merger penuh dengan Oppo. Sejak saat itu, ColorOS pun mengambil alih lebih banyak pekerjaan pengembangan, meskipun ponsel OnePlus masih menggunakan software OxygenOS.
Sementara itu, realme UI memang sudah mirip dengan ColorOS, sehingga pengguna realme kemungkinan tidak akan melihat banyak perbedaan. Berbeda dengan pengguna OnePlus, yang terbiasa dengan antarmuka OxygenOS yang lebih ringan dan sederhana, kemungkinan akan melihat lebih banyak perubahan.
Namun demikian, belum ada konfirmasi resmi dari OnePlus, realme, maupun OPPO mengenai hal ini. Belum jelas juga kapan perubahan ini akan berlaku, atau apakah akan diterapkan di semua pasar sekaligus.
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu







