Neymar Isyaratkan Pensiun dari Timnas Brasil usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
BeritaNasional.com - Neymar mengisyaratkan kariernya bersama Timnas Brasil telah berakhir setelah Selecao tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 akibat kekalahan 1-2 dari Norwegia, Senin (6/7/2026) pagi WIB.
Penyerang berusia 34 tahun itu mencetak gol hiburan melalui eksekusi penalti pada masa injury time. Namun, dua gol Erling Haaland memastikan langkah Norwegia ke perempat final sekaligus membuat Brasil mencatatkan eliminasi tercepat di Piala Dunia sejak edisi 1990.
Usai peluit panjang berbunyi di Stadion MetLife, New Jersey, Neymar tampak emosional. Ia terjatuh di lapangan sambil menangis sebelum dihampiri dan ditenangkan rekan-rekan setimnya. Seusai pertandingan, Neymar memberi sinyal bahwa laga melawan Norwegia menjadi penampilan terakhirnya bersama Timnas Brasil.
"Aku sudah berusaha, aku sudah berusaha. Sekarang semuanya sudah berakhir," katanya dikutip dari ESPN, Senin (6/7/2027).
"Aku mulai di sini; aku selesai di sini," imbuh dia.
Neymar melakoni debut bersama Brasil dalam laga persahabatan melawan Amerika Serikat di Stadion MetLife pada Agustus 2010. Dalam pertandingan itu pula ia mencetak gol internasional pertamanya.
Ia menutup karier internasional sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan koleksi 80 gol, melampaui rekor legenda Pelé yang mengemas 77 gol.
Gol penalti yang dicetak ke gawang Norwegia juga membuat Neymar menyamai catatan Pelé sebagai pemain Brasil yang mampu mencetak gol dalam empat edisi Piala Dunia. Selain itu, ia mengakhiri kiprahnya dengan 130 penampilan untuk Selecao, hanya kalah dari Cafu yang memegang rekor 142 caps.
Cedera betis kanan yang terus mengganggu membuat kontribusi Neymar di Piala Dunia 2026 terbatas. Ia hanya tampil dalam dua dari lima pertandingan Brasil, yakni bermain selama 15 menit saat menghadapi Skotlandia pada fase grup dan masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-67 ketika melawan Norwegia di babak 16 besar.
Sementara itu, pelatih Brasil Carlo Ancelotti mengaku kecewa dengan hasil yang diraih timnya, tetapi menegaskan Brasil akan menjadikan kegagalan tersebut sebagai awal dari siklus baru.
"Yang ingin saya katakan adalah kami terus melakukan pekerjaan kami dan mencari ide-ide baru," kata Ancelotti dalam konferensi pers usai pertandingan. "Ini sama seperti yang kami lakukan tahun ini. Ini adalah pengalaman dari sisi saya, ini adalah hasil yang sangat mengecewakan dan kami semua benar-benar sedih," jelasnya.
"Tapi ini adalah grup yang hebat dan saya harus berterima kasih kepada para pemain saya, mereka bekerja sangat keras. Saya rasa kami tidak pantas kalah, tetapi kami harus menerimanya. Itulah sepak bola, itulah olahraga. Terkadang Anda harus mengatasi kesedihan dan rasa pahit kekalahan," imbuh dia.
Kekalahan dari Norwegia menandai berakhirnya perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026 sekaligus membuka era baru bagi Selecao. Di sisi lain, pernyataan Neymar menguatkan dugaan bahwa salah satu pemain terbaik dalam sejarah Brasil itu telah memainkan laga terakhirnya bersama tim nasional.
"Saya sudah sangat terbiasa dengan hal itu, tetapi kami akan menerima kekalahan ini dan menggunakannya sebagai bahan bakar untuk siklus baru."
"Semua orang sangat sedih, begitu pula para penggemar. Wajar untuk memiliki perasaan seperti itu, tetapi yang harus kita lakukan adalah bereaksi dengan benar."
Sumber: ESPN
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu





