China Minta Masalah AS dan Iran Diselesaikan Lewat Dialog
BeritaNasional.com - Pemerintah China berharap Iran dapat menjaga stabilitas dan menyelesaikan masalah melalui dialog setelah Presiden Amerika Serikat (AS).
China mengatakan, ada kekuatan besar yang menuju ke negara para mullah tersebut.
"China berharap Iran akan menjaga stabilitas nasional dan agar semua pihak akan menjunjung tinggi perdamaian, menahan diri, dan menyelesaikan perbedaan melalui dialog," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun.
Presiden AS Donald Trump mengatakan, ada kekuatan besar yang menuju ke Iran.
"Kami memiliki banyak kapal yang menuju ke arah itu, untuk berjaga-jaga. Kami memiliki armada besar (yang menuju) ke arah itu, dan kita akan lihat apa yang terjadi," kata Trump kepada wartawan di atas Air Force One dalam perjalanan ke Washington, DC dari Davos.
"Kami memiliki kekuatan besar yang menuju ke Iran. Saya lebih suka tidak melihat sesuatu terjadi," tambahnya.
Trump mengatakan, AS mengawasi Iran dengan sangat cermat.
"Kami memiliki armada. Kami memiliki armada besar yang menuju ke arah itu, dan mungkin kami tidak perlu menggunakannya. Kita lihat perkembangannya," tegasnya.
Sebelumnya Trump juga memperingatkan Iran agar tidak melanjutkan kembali program nuklirnya, seraya menegaskan bahwa pelanggaran terhadap larangan itu dapat memicu tindakan militer.
Trump mengatakan Washington akan memastikan posisi Teheran saat ini terkait aktivitas nuklirnya dan tidak akan menoleransi upaya apa pun untuk mengembangkan senjata nuklir.
Ia juga menyebut saat ini pemerintah AS terus memantau langkah Teheran selanjutnya termasuk mencari tahu di mana posisi para pemimpin Iran sekarang dan apa yang akan mereka lakukan soal nuklir.
Trump pun mengklaim Iran menghentikan rencana mengeksekusi para pengunjuk rasa setelah ia mengeluarkan peringatan militer pekan lalu.
“Mereka akan menggantung 837 orang pada Kamis,” kata Trump. “Saya bilang kepada mereka, ‘Kalian tidak bisa melakukan itu.’”
Gelombang protes meletus di Iran pada 28 Desember di tengah memburuknya kondisi ekonomi, terutama anjloknya nilai mata uang nasional dan melonjaknya inflasi.
Demonstrasi meluas ke berbagai kota dan memicu bentrokan dengan aparat keamanan.
Sumber: Antara

EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 21 jam yang lalu







