Presiden Iran Sambut Terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi
BeritaNasional.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyambut baik terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran. Ia menilai keputusan tersebut mencerminkan ketahanan dan persatuan bangsa Iran di tengah tekanan serta serangan dari Amerika Serikat dan Israel.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui akun Telegram resminya, Pezeshkian mengatakan pemilihan Mojtaba Khamenei mencerminkan keinginan kuat komunitas Islam untuk memperkuat persatuan nasional.
“Pilihan berharga ini mencerminkan keinginan komunitas Islam untuk memperkuat persatuan nasional; persatuan yang, seperti benteng yang kokoh, telah membuat rakyat Iran tangguh melawan konspirasi musuh-musuh mereka,” kata Pezeshkian dikutip dari NBC News, Senin (9/3/2026).
Ia menilai pemimpin tertinggi yang baru akan menghadapi situasi perang dengan kepemimpinan yang bijaksana serta mampu menciptakan suasana yang dilandasi kepercayaan, solidaritas, partisipasi, dan perlawanan luas dari rakyat.
Pezeshkian juga menyebut Mojtaba Khamenei memulai kepemimpinannya dengan fondasi kuat yang telah dibangun oleh ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei. Sebelumnya, Ali Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan pada putaran awal invasi.
Menurut Pezeshkian, peran dan capaian Ali Khamenei dalam menjaga sistem negara serta mengangkat revolusi Iran telah menciptakan dasar yang kokoh bagi masa depan negara tersebut.
“Prestasi ayah Anda yang terhormat, yang telah gugur sebagai martir, dalam melestarikan sistem dan mengangkat revolusi telah menciptakan fondasi yang kokoh bagi masa depan Iran, yang di bawah kepemimpinan Anda akan mencapai cakrawala cerah kemerdekaan yang langgeng, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pembangunan yang komprehensif,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya menyatakan bahwa pemimpin tertinggi Iran yang dipilih tanpa persetujuannya “tidak akan bertahan lama.”
Sumber: NBC News
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu




