Prabowo: Saya Sedih, Orang Tinggi Pangkat Banyak yang Enggak Jelas

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 01 Mei 2026 | 12:05 WIB
Presiden Prabowo Subianto berpidato pada peringatan May Day di Jakarta. (BeritaNasional/tangkapan layar)
Presiden Prabowo Subianto berpidato pada peringatan May Day di Jakarta. (BeritaNasional/tangkapan layar)

BeritaNasional.com -  Presiden Prabowo Subianto merasa terharu diundang para buruh untuk merayakan Hari Buruh alias May Day di Monas Jakarta, Jumat (1/5/2026).

"Saudara-saudara, saya terima kasih, saya terharu, saya diundang di tengah-tengah saudara-saudara," kata Prabowo.

Prabowo berujar, dia merasakan dan menghormati perjuangan dan kerja keras para buruh dalam kehidupannya.

"Seorang yang bekerja dengan badannya, dengan keringetnya, dengan tangannya adalah seorang yang mulia," ujar Prabowo.

"Seorang bekerja dengan halal, seorang berjuang untuk anaknya, untuk istrinya setiap hari, seorang yang bekerja dengan jujur," tambah dia.

Kepala negara pun menyebut bahwa banyak orang yang jujur merupakan orang yang susah dan mesti bekerja keras dalam hidupnya. 

"Pengalaman saya, para pekerja, para petani, para nelayan justru yang hidupnya susah, mereka adalah orang-orang yang jujur, orang-orang yang ikhlas," ucap Prabowo.

Meski demikian, presiden merasa sedih karena banyak orang yang berpangkat tinggi tetapi tidak jelas.

"Yang saya sedih, orang yang semakin tinggi pangkat, banyak yang semakin enggak jelas. Saya heran, semakin pinter, banyak yang pinter, pinter maling. Enggak habis pikir aku, enggak habis pikir," tandasnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: