Presiden Prabowo Pastikan Dukungan Penuh untuk Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 23 Juni 2026 | 13:13 WIB
Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (Foto/instagram @maartenpaes)
Timnas Indonesia di FIFA Series 2026. (Foto/instagram @maartenpaes)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh persiapan Timnas Indonesia menuju kualifikasi Piala Dunia 2030. Dukungan tersebut mencakup program pengembangan yang disusun Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), mulai dari pembinaan pemain hingga penguatan ekosistem sepak bola nasional.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, pemerintah ingin memastikan seluruh aspek pendukung pengembangan Timnas berjalan secara terpadu dan berkelanjutan.

“Presiden menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan dukungan penuh terhadap program-program pengembangan Timnas yang disusun PSSI,” kata Qodari dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (23/6/2026).

Menurut Qodari, pemerintah akan mendukung pembinaan pemain, penguatan kompetisi, hingga aspek kelembagaan agar peningkatan daya saing Timnas Indonesia dapat dilakukan secara berkelanjutan.

Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah, federasi sepak bola, dan jajaran pelatih menjadi faktor penting dalam mencapai target yang telah ditetapkan.

“Sinergi antara pemerintah, federasi, dan jajaran pelatih menjadi modal penting untuk mengubah optimisme menjadi capaian nyata melalui kerja keras, persiapan matang, dan target yang terukur,” ujar Qodari.

Qodari menjelaskan, pertemuan Presiden dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir serta pelatih Timnas Indonesia menjadi bagian dari langkah awal pemerintah dalam mempersiapkan skuad Garuda menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2030.

Selain sepak bola, pemerintah juga menyiapkan strategi jangka panjang untuk pengembangan olahraga nasional secara menyeluruh.

“Tidak hanya dalam sepak bola, pemerintah juga tengah menyiapkan sejumlah strategi jangka panjang untuk kemajuan olahraga nasional lainnya,” ucap Qodari.

Salah satu program yang disiapkan adalah pembangunan Akademi Olahraga sebagai pusat pembinaan talenta muda dari berbagai cabang olahraga. 

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pencarian dan pengembangan atlet sejak usia dini.

 

Pemerintah juga menyiapkan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang dengan skema pendanaan multiyears. 

Program serupa juga akan diterapkan bagi atlet disabilitas sebagai bagian dari pembinaan olahraga yang inklusif.

“Pemerintah akan memperkuat program pembinaan mereka melalui pemberian sertifikasi kepelatihan,” ungkapnya.

Qodari menegaskan, sertifikasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi atlet disabilitas untuk tetap berkontribusi dalam dunia olahraga setelah pensiun sebagai atlet, salah satunya melalui peran sebagai pelatih.

“Pada akhirnya, membangun prestasi olahraga bukan hanya soal memenangkan pertandingan hari ini, tetapi juga menyiapkan generasi juara untuk tahun-tahun yang akan datang,” pungkas Qodari.

 sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: