Segera Perbaiki Kerusakan Polres Tarakan, Pangdam VI/Mulawarman: Bentuk Tanggung Jawab

BeritaNasional.com - Langkah cepat upaya rekonsiliasi langsung dilakukan Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha pasca insiden penyerangan prajurit ke Markas Polres Tarakan, Senin (24/2/2025) lalu.
Salah satunya, instruksi untuk segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas Polres Tarakan yang mengalami kerusakan. Perbaikan langsung dilakukan oleh personel Yonif 613/Rja.
“Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menjaga hubungan baik antara TNI dan Polri,” kata Rudy dalam keterangan tertulis diterima beritanasional.com, Rabu (25/2/2025).
Selain itu, Rudy juga secara langsung mengunjungi enam anggota Polres Tarakan yang terluka akibat insiden tersebut. Di mana mereka sedang menjalani perawatan di RSUD M. Yusuf S.A, Tarakan, Kalimantan Utara.
“Ini merupakan bentuk kepedulian dan langkah nyata dalam membangun kembali hubungan harmonis antara kedua institusi,” terangnya.
Dari sisi internal, Rudy juga telah memberikan pengarahan kepada seluruh personel Yonif 613/Rja dan Yonif 614/RJP yang pada intinya menegaskan kembali pentingnya kedisiplinan, profesionalisme, serta menjaga hubungan baik dengan seluruh aparat keamanan, termasuk Polri.
“Setiap tindakan yang tidak sesuai aturan akan ditindak tegas demi menjaga nama baik institusi,” tegasnya.
Oleh sebab itu, Rudy berharap seluruh pihak dapat kembali fokus pada tugas utama masing-masing dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kalimantan Utara.
“Kodam VI/Mulawarman bersama Polda Kalimantan Utara berkomitmen untuk terus memperkuat sinergitas dan soliditas demi kepentingan bangsa dan negara,” tuturnya.
Enam Polisi Terluka
Sebelumnya, Kapolda Kalimantan Utara (Kaltara) Irjen Hary Sudwijanto telah menemui enam anggota yang terluka. Akibat insiden penyerangan prajurit TNI ke Polres Tarakan pada Senin (24/2/2025) kemarin.
“Saat ini, enam anggota polisi masih dalam perawatan akibat luka-luka yang diderita,” ujar Hary kepada awak media pada Selasa (25/2/2025).
Atas adanya penyerangan ini, Jenderal Bintang Dua Polri tersebut memastikan penyelidikan akan terus dilakukan guna menyelesaikan masalah yang memicu penyerangan.
“Kami akan melakukan penyelidikan mendalam untuk menyelesaikan permasalahan ini,” ujarnya.
8 bulan yang lalu
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 7 jam yang lalu
HUKUM | 23 jam yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu