Kapan Jadwal Timnas Indonesia Hadapi China dan Jepang?

Oleh: Harits Tryan Akhmad
Sabtu, 29 Maret 2025 | 18:00 WIB
Timnas Indonesia. (Foto/instagram Rizky Ridho).
Timnas Indonesia. (Foto/instagram Rizky Ridho).

BeritaNasional.com - Timnas Indonesia akan menghadapi dua laga penting dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Skuad Garuda dijadwalkan bertanding melawan China dan Jepang pada bulan Juni 2025.

Pada bulan Maret 2025, Timnas Indonesia sudah menjalankan dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Di mana saat menjamu Australia dengan hasil kekalahan 1-5 di Australia dan kemudian meraih kemenangan melawan Bahrain 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 

Maka selanjutnya ada dua laga penting lain yang akan diarungi oleh anak asuh Patrick Kluivert itu. Pertandingan pertama akan berlangsung pada 5 Juni 2025, di mana Indonesia akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga ini menjadi krusial bagi Timnas Indonesia untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

Setelah menghadapi China, pasukan Jay Idzes dan kawan-kawan akan melakoni laga tandang melawan Jepang pada 10 Juni 2025. Pertandingan ini akan digelar di Suita City Football Stadium, Jepang. Menghadapi salah satu raksasa Asia, Timnas Indonesia diharapkan dapat menunjukkan performa terbaiknya.

Dua pertandingan ini menjadi tantangan besar bagi skuad Garuda. Hasil dari laga melawan China dan Jepang akan sangat menentukan langkah Indonesia dalam upaya mereka melaju ke putaran berikutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Apalagi, sekarang Timnas Indonesia berada di peringkat keempat klasemen Grup C dengan torehan 9 poin. Dengan berada di peringkat keempat, peluang Indonesia untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026 masih terbuka. Tapi hal ini tergantung dari hasil dua laga pada periode Juni 2025.

Jika Indonesia berhasil memenangkan kedua pertandingan ini, ada peluang untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026, dengan syarat Arab Saudi dan Australia tidak meraih poin penuh dalam dua laga terakhir mereka.sinpo

Editor: Harits Tryan Akhmad
Komentar: