Uskup Turang Wafat, Kardinal Suharyo Ungkap Kedekatannya dengan Prabowo

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 04 April 2025 | 21:30 WIB
Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo saat diwawancarai. (BeritaNasional/Lydia)
Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo saat diwawancarai. (BeritaNasional/Lydia)

BeritaNasional.com - Kardinal Ignatius Suharyo mengungkapkan Presiden Indonesia Prabowo Subianto memiliki kedekatan personal dengan Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr Petrus Turang sejak masa kanak-kanak.

"Bapak Presiden itu mengenal baik Bapak Uskup Kupang bersama dengan temannya waktu Pak Simon masih kecil. Jadi, masih ada hubungan keluarga," ungkapnya di Katedral, Jakarta, Jumat (4/4/2025) yang dikutip dari Antaranews.

Pernyataan tersebut disampaikan Kardinal Suharyo menanggapi kedatangan Presiden Prabowo Subianto ke Gereja Katedral Jakarta untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Mgr Petrus Turang.

Kardinal Suharyo menjelaskan kehadiran Presiden Prabowo menjadi indikasi kuat hubungan pribadi yang telah lama terjalin antara Presiden dan mendiang uskup.

“Maka, Presiden Prabowo menyempatkan datang di tengah-tengah kesibukannya, meskipun hanya beberapa menit,” kata Kardinal Suharyo.

Lebih lanjut, Kardinal Suharyo menuturkan bahwa Mgr. Petrus Turang, yang lahir di Manado, telah mengabdikan diri sebagai Uskup di Kupang selama lebih dari 27 tahun. Meskipun bukan berasal dari Nusa Tenggara Timur, dedikasi Mgr. Petrus Turang yang panjang di wilayah tersebut menjadi alasan utama keputusan untuk memakamkannya di Kupang.

“Beliau adalah orang Manado. Tetapi sudah 27 tahun lebih, hampir 28 tahun, menjadi uskup di Kupang. Maka diputuskan untuk dimakamkan di Kupang,” jelas Kardinal Suharyo.

Jenazah Mgr. Petrus Turang direncanakan akan diberangkatkan dari Jakarta menuju Kupang pada Senin (1/4) dini hari.

“Nanti malam akan berangkat dari sini jam 23.00. Ikut pesawat besok jam 06.00 langsung dibawa ke Kupang, dan akan dimakamkan pada hari Selasa di Kupang,” kata Kardinal.

Selain itu, Kardinal Suharyo memastikan bahwa ucapan duka cita resmi dari Vatikan akan disampaikan dalam misa pemakaman Mgr. Petrus Turang.

Mgr. Petrus Turang menghembuskan napas terakhir pada Jumat pukul 06.02 WIB di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, setelah menjalani perawatan intensif.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: