Nanik Deyang Resmi Pimpin BGN, DPR Minta Fokus Perbaiki Program MBG
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris berharap Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) baru, Nanik Sudaryati Deyang mampu membenahi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai program MBG perlu ada pembenahan agar lebih baik.
"Saya berharap Kepala BGN yang baru fokus membenahi tata kelola MBG yang selama ini masih buruk," katanya kepada wartawan, dikutip Rabu (3/6/2026).
Menurut Charles, keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang digunakan dan jumlah penerima manfaat.
Tetapi, perlu memperhatikan kualitas gizi yang diterima anak-anak. Politikus PDIP ini meminta Kepala BGN baru mampu fokus meningkatkan kualitas MBG.
"Program sebesar ini tidak bisa hanya diukur dari berapa besar anggaran yang dihabiskan atau berapa banyak penerima manfaat yang dicatat," kata Charles.
"Yang lebih penting adalah kualitas gizi yang diterima anak-anak, kualitas makanan yang disajikan, dan efektivitas pengawasannya. Jangan sampai yang dikejar hanya angka-angka, sementara kualitas programnya tertinggal," tegasnya.
Diberitakan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan, Nanik Sudaryati Deyang ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana.
Hal itu disampaikan Pras melalui keterangan pers di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (2/6/2026).
"Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional," kata Pras dalam keterangannya kepada media.
Selanjutnya, Agustina Arumsari yang merupakan Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara Mayjen TNI Trenggono juga ditunjuk menjadi Wakil Kepala BGN yang baru.
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 22 jam yang lalu
POLITIK | 22 jam yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







