AS dan Iran Diminta Patuhi Gencatan Senjata

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Kamis, 04 Juni 2026 | 01:30 WIB
Gencatan senjata AS-Iran (Beritanasional/Candra)
Gencatan senjata AS-Iran (Beritanasional/Candra)

BeritaNasional.com - China kini meminta dengan keras agar  Amerika Serikat (AS) dan Iran segera mematuhi gencatan senjata. China minta kedua negara yang bertikai itu menghindari saling serang lagi.

"China sangat prihatin terhadap kondisi yang buruk saat ini," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Mao Ning.

Hal itu disampaikan, usai AS mengaku melancarkan serangan ke Pulau Qeshm, sebagai respons atas dugaan serangan Iran di berbagai wilayah Timur Tengah. Washington juga menyatakan militer AS dan pasukan mitranya telah mencegat sejumlah rudal dan drone Iran.

Mao mengatakan, pecahnya kembali perang tidak menguntungkan siapa pun.

"Kami berharap pihak-pihak terkait dapat menghargai peluang perdamaian, mematuhi komitmen gencatan senjata, dan mempertahankan momentum negosiasi, serta berpegang pada penyelesaian sengketa melalui cara politik dan diplomatik," katanya.

Ia menambahkan, agar pihak bertikai segera mewujudkan gencatan senjata yang menyeluruh dan berkelanjutan serta menciptakan kondisi untuk memulihkan perdamaian dan ketenangan di Timur Tengah.

Sementara itu, Kuwait mengatakan sistem pertahanan udaranya telah mencegat serangan rudal dan drone yang disebut sebagai tindakan "permusuhan" pada Rabu dini hari.

Amerika Serikat dan Iran kembali terlibat saling serang melalui serangan udara meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak 8 April. Konflik tersebut bermula setelah AS dan Israel mulai menyerang Iran pada 28 Februari.


Sumber: Antara
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: