Mobil Bensin Tidak Lagi Masuk 10 Daftar Mobil Terlaris di China, Imbas Melonjaknya Harga BBM
BeritaNasional.com - Popularitas mobil listrik nampaknya kian menggerus mobil bensin di Tiongkok. Pasalnya, tak ada satupun mobil bensin yang masuk ke dalam daftar mobil terlaris di Tiongkok pada Mei 2026. Dan daftar itu diisi oleh mobil listrik murni atau mobil hibryd plug-in.
Melansir Gizmochina pada Kamis (11/6/2026), tanda-tanda ini sebenarnya sudah sejak lama terlihat. Pada Januari 2026, tujuh dari sepuluh mobil terlaris masih menggunakan bensin. Lalu pada Maret, mobil bensin turun menjadi lima. Pada April, hanya satu mobil bensin yang masuk daftar yakni Geely Binyue dan kini pada bulan Mei, jumlahnya nol.
Daftar yang disusun oleh Autohome dan Autodext ini menunjukkan lima model yang menduduki posisi teratas di kedua daftar yakni, Geely Star Wish, Tesla Model Y, Xiaomi SU7, Leapmotor A10, dan Li Auto i6. Namun, kedua daftar tersebut sedikit berbeda pada bagian bawah daftar, tetapi mereka sepakat tentang apa yang tidak ada di sana: mesin pembakaran internal.
Pasar Mobil Bensin Turun Drastis
Melansir Asosiasi Mobil Penumpang China (CPCA), penjualan ritel mobil berpenumpang mencapai 1,51 juta unit pada bulan Mei. Angka tersebut turun 22,1 persen dibandingkan data pada Mei 2025, meskipun naik sekitar 9 persen dari bulan April.
Penurunan ini paling berdampak pada kendaraan berbahan bakar bensin. Meskipun masih menguasai 37,1 persen pasar berdasarkan volume pada bulan Mei, mobil bensin ini menyumbang 82 persen dari total penurunan penjualan tahunan. CPCA pun menyebut bahwa harga minyak yang tinggi sebagai pendorong utama penurunan tersebut.
Sementara itu, kendaraan energi baru, termasuk kendaraan listrik murni dan hibryd plug-in, kini menyumbang 62,9 persen dari penjualan mobil penumpang ritel di Tiongkok. Dan ini adalah bulan ketiga berturut-turut angka tersebut melebihi 60 persen.
Data Grosir vs Eceran
Namun, perlu dicatat bahwa CPCA tidak merilis peringkat penjualan ritel resmi untuk bulan Mei 2026. Angka penjualan ritel 10 besar tersebut berasal dari pendata pihak ketiga. Dari sisi grosir, apa yang dikirim produsen ke dealer tidak sama dengan apa yang sebenarnya dibeli konsumen, karena gambaran situasinya agak berbeda.
Untuk penjualan grosir, BYD mendominasi daftar tersebut. BYD Song memimpin peringkat penjualan grosir dengan lebih dari 75.000 unit, diikuti oleh Tesla Model Y sekitar 54.000 unit. Beberapa model BYD muncul di lima besar, dan sejumlah kendaraan bensin, termasuk Chery Tiggo 7 dan Geely Binyue masih muncul di peringkat bawah.
Dengan demikian, mobil bensin tidak sepenuhnya keluar dari rantai pasokan. Hanya saja, mobil bensin tidak lagi menjadi pilihan orang untuk dibeli oleh konsumen.
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







