Bayer Tunjuk Simon Rosof Pimpin Bisnis Farmasi Asia-Pasifik

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 14 Juli 2026 | 06:40 WIB
Simon Rosof resmi menjabat Head of Asia Pacific untuk Divisi Pharmaceuticals. (Foto/Ist)
Simon Rosof resmi menjabat Head of Asia Pacific untuk Divisi Pharmaceuticals. (Foto/Ist)

BeritaNasional.com - Bayer menunjuk Simon Rosof sebagai Head of Asia Pacific untuk Divisi Pharmaceuticals yang efektif mulai 1 Juli 2026. Penunjukan tersebut diumumkan pada Senin (13/7/2026). 

Simon akan berkantor di Singapura sekaligus merangkap sebagai Country Division Head untuk klaster ASEAN yang bertanggung jawab atas strategi bisnis dan kinerja perusahaan di Asia Tenggara.

Dalam jabatan barunya, Simon bakal memimpin bisnis farmasi Bayer di kawasan Asia-Pasifik yang dinilai semakin strategis seiring meningkatnya kebutuhan pasien, perkembangan sistem kesehatan, dan permintaan terhadap terapi inovatif.

Sebelum menduduki posisi tersebut, Simon menjabat Senior Vice President sekaligus Head of Product & Pipeline Bayer Pharmaceuticals di Amerika Serikat (AS). 

Ia memimpin strategi komersialisasi portofolio Onkologi, Kardiovaskular dan Ginjal, serta Kesehatan Perempuan. Baik untuk produk yang telah dipasarkan maupun yang masih dalam tahap pengembangan.

Chief Operating Officer Bayer Pharmaceuticals Sebastian Guth mengatakan Simon memiliki rekam jejak dalam mengembangkan bisnis dan membangun tim.

"Simon adalah pemimpin yang telah terbukti memiliki rekam jejak kuat dalam mendorong pertumbuhan bisnis, mengembangkan talenta, dan membangun tim berkinerja tinggi," kata Sebastian.

Menurut Sebastian, pengalaman global Simon dinilai sesuai untuk memimpin bisnis farmasi Bayer di kawasan Asia-Pasifik.

"Pengalaman globalnya di bidang komersial, kepemimpinan portofolio, serta pemahamannya yang mendalam mengenai pasar layanan kesehatan menjadikannya sosok yang tepat untuk memimpin bisnis Farmasi Bayer di Asia Pasifik dan mendukung tim kami dalam menghadirkan obat-obatan inovatif bagi para pasien," ujar Sebastian.

Lebih lanjut, Simon mengatakan, penugasannya merupakan kehormatan dan menilai kawasan Asia Pasifik memiliki potensi besar dalam pengembangan layanan kesehatan.

"Saya merasa terhormat dapat mengemban tanggung jawab ini dan bekerja bersama tim Bayer yang luar biasa di seluruh Asia Pasifik," kata Simon.

Ia menambahkan, meningkatnya kebutuhan terhadap terapi inovatif membuka peluang untuk memperluas akses pasien terhadap pengobatan.

"Kawasan ini memiliki sejumlah sistem layanan kesehataan paling inovatif di dunia serta populasi pasien yang sangat beragam," ujar Simon.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: