BPBD DKI Imbau Masyarakat Antisipasi Banjir Rob 1–10 Desember 2025

Oleh: Lydia Fransisca
Selasa, 02 Desember 2025 | 16:11 WIB
Warga beraktivitas saat banjir setinggi 60 Cm di Rt 16 Rw 06, Kawasan Bantaran Kali Ciliwung, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025).   (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Warga beraktivitas saat banjir setinggi 60 Cm di Rt 16 Rw 06, Kawasan Bantaran Kali Ciliwung, Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (8/7/2025). (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi banjir pesisir atau rob yang diprediksi melanda 11 kelurahan di Jakarta Utara dan wilayah Kepulauan Seribu pada 1–10 Desember 2025.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengatakan potensi rob muncul karena fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fase bulan purnama dan Perigee (Supermoon).

“Wilayah pesisir utara DKI Jakarta diimbau agar dapat mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi menimbulkan banjir pesisir,” kata Isnawa dalam keterangannya, Selasa (2/12/2025).

Adapun wilayah yang berpotensi terdampak rob meliputi Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, serta sejumlah pulau di Kepulauan Seribu.

“Puncak pasang maksimum terjadi sekitar pukul 17.00 hingga 22.00 WIB,” ujar Isnawa.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD bersama Pemprov DKI Jakarta menyiagakan personel dan sarana penanggulangan banjir di lapangan.

Langkah itu antara lain meliputi penyiagaan pasukan biru (Satgas SDA), pompa portabel dan rumah pompa, serta koordinasi lintas instansi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, dan Satpol PP.

Selain itu, Pemprov DKI juga memastikan lokasi pengungsian, perahu evakuasi, pelampung, dan alat keselamatan lain dalam kondisi siap pakai di kelurahan rawan banjir rob.

“BPBD juga memberikan layanan kedaruratan 24 jam melalui Jakarta Siaga 112 untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan darurat,” tandasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: