DPR Dorong Bali Segera Jadi Pusat Finansial Internasional Indonesia
BeritaNasional.com - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Mohamad Hekal meminta pemerintah secepatnya menyiapkan Bali sebagai Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Hekal mengaku mendengar sudah ada dua atau tiga wilayah yang dipertimbangkan.
"Harapan kita secepat mungkin. Jadi, memang sekarang pemerintah sudah lagi mengkaji beberapa wilayah. Saya dengar di Bali ada mungkin dua atau tiga wilayah yang lagi mereka pertimbangkan," katanya kepada wartawan, dikutip Rabu (22/7/2026).
Hekal menuturkan, tidak menutup kemungkinan bakal bertambah daerah yang dipersiapkan menjadi PFII. Ia mendorong sesegera mungkin PFII ini diwujudkan, jangan terjebak pemilihan tempat.
"Kita berharap bisa segera diwujudkan karena kembali tadi, gelombang goncangan yang terjadi di global ini, ini kan enggak akan selamanya. Dan orang, yang yang berusaha mencari tempat ini juga kalau sudah menemukan tempat, nanti akan lama lagi dia baru nyari tempat baru. Jadi kita harus tangkap dia sedini mungkin. Jadi harapannya secepat," ucapnya.
Sebelumnya DPR telah mengesahkan RUU PFII menjadi undang-undang. Dalam undang-undang tersebut tidak diatur daerah mana yang akan didirikan PFII.
Sepenuhnya kewenangan yang mengusulkan kepada presiden adalah Menteri Keuangan.
"Jadi, siapapun yang ingin mengusulkan, harus mengusulkan kepada Menteri Keuangan. Di situ akan dikaji, tentu ada syarat minimum lah. Misalnya wilayahnya memenuhi syarat, feasibility study-nya memadai, permodalannya jelas harus memadai, kira-kira bayangan tenaga ahli, orang-orangnya, SDM-nya sudah ada atau belum," jelas Hekal.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 18 jam yang lalu







