Anak-anak Palestina Dilarikan ke Rumah Sakit usai Serangan Terbaru Israel di Jabalia
BeritaNasional.com - Sejumlah warga Palestina yang sebagian besar merupakan anak-anak harus dilarikan ke Rumah Sakit Al-Shifa, usai serangan udara yang diduga dilakukan oleh Israel menyasar sekitar Rumah Sakit Al-Yemen Al-Sa'eed di kamp pengungsian di Jabalia, Jalur Gaza utara pada Senin (20/7/2026).
"Saya sedang mengunjungi seorang teman di dekat Rumah Sakit Al-Yemen Al-Sa'eed ketika tiba-tiba terjadi ledakan besar, diikuti oleh ledakan kedua. Kami langsung bergegas ke tempat kejadian, di mana kami menemukan sejumlah besar anak-anak tergeletak di tanah, wanita berteriak, dan anak-anak muda berlari untuk menyelamatkan yang terluka. Pada saat seperti ini, anak-anak biasanya berada di luar rumah mereka bermain dan bersenang-senang," kata seorang saksi mata, Yusuf Akasha, yang dilansir dari Viory, Selasa (21/7/2026).
Berdasarkan rekaman video yang dilansir dari Viory, terlihat anak-anak yang terluka parah sedang dirawat di rumah sakit, sementara ambulans tiba dan lebih banyak anak-anak dan orang dewasa yang terluka dibawa masuk.
"Kami dipanggil ke lokasi di mana Rumah Sakit Al-Yemen Al-Sa'eed menjadi sasaran, dan kami menangani korban, di mana tiga orang tewas dan sejumlah lainnya terluka," kata petugas ambulans Ahmed al-Attar.
Berdasarkan laporan media Palestina, sebuah jet tempur Israel telah menghantam fasilitas tersebut dengan dua rudal.
Sementara itu, tentara Israel belum mengonfirmasi serangan tersebut.
Sebagai informasi, Perang di Gaza dimulai setelah serangan yang dipimpin Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.139 orang dan menyebabkan lebih dari 200 orang lainnya diculik. Israel menanggapi dengan serangan militer besar-besaran di Gaza, yang melibatkan serangan udara dan serangan darat.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza, serangan tersebut telah menewaskan 73.283 warga Palestina dan melukai 173.864 lainnya.
Sebelumnya pada Januari 2026, utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, mengumumkan peluncuran fase kedua dari rencana 20 poin Trump untuk mengakhiri konflik di Gaza, yang mencakup transisi dari gencatan senjata ke perlucutan senjata, pembentukan pemerintahan teknokrat, dan dimulainya rekonstruksi. Namun, serangan Israel di Gaza tak kunjung berakhir.
Sumber: Viory
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu







