Laporan: 54 Anak Palestina Tewas di Tepi Barat pada 2025, Tertinggi Sejak 1967

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 30 Juni 2026 | 10:08 WIB
Spanduk bertuliskan "Rising Lion" yang dipasang tentara Israel di RS Indonesia di Gaza. (BeritaNasional/X Fikri Firdausi)
Spanduk bertuliskan "Rising Lion" yang dipasang tentara Israel di RS Indonesia di Gaza. (BeritaNasional/X Fikri Firdausi)

BeritaNasional.com - Organisasi hak asasi manusia (HAM) Israel, B'Tselem, melaporkan sebanyak 54 anak dan remaja Palestina tewas di Tepi Barat sepanjang 2025.

Angka tersebut disebut sebagai yang tertinggi sejak Israel menduduki wilayah itu pada 1967. Dalam laporan terbarunya, B'Tselem mencatat bahwa sejak 7 Oktober 2023 hingga 28 Juni 2026, sebanyak 1.086 warga Palestina tewas di Tepi Barat.

Dari jumlah tersebut, 241 di antaranya merupakan anak-anak, atau hampir seperempat dari total korban jiwa.

B'Tselem juga menyatakan belum menemukan adanya dakwaan yang diajukan oleh otoritas Israel terkait kasus kematian warga Palestina di Tepi Barat sejak Oktober 2023, termasuk kasus yang melibatkan anak-anak.

Selain itu, laporan tersebut menyebutkan bahwa dalam hampir seperempat kasus yang didokumentasikan sepanjang 2025, tim medis mengalami penundaan atau dihalangi untuk memberikan pertolongan kepada anak-anak yang terluka.

Laporan lembaga tersebut juga menyebut otoritas Israel masih menahan jenazah 18 dari 54 anak Palestina yang tewas selama 2025.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: