Apple Siapkan iPhone 18, Ini Bocoran RAM dan Chip A20 Terbaru

Oleh: Tim Redaksi
Minggu, 28 Juni 2026 | 15:00 WIB
Ilustrasi iPhone Air 2. (Foto/GSMArena)
Ilustrasi iPhone Air 2. (Foto/GSMArena)

BeritaNasional.com - Analis TF International Securities, Ming-Chi Kuo, kembali membagikan bocoran soal rencana Apple untuk lini iPhone 2027 melalui unggahan di X.

Informasi ini memberi gambaran awal bagaimana Apple mulai menyeimbangkan performa, fitur kecerdasan buatan (AI), dan efisiensi biaya di tengah tekanan rantai pasok global.

Menurut Kuo, model standar iPhone 18 serta varian lebih terjangkau yang disebut iPhone 18e akan dibekali 9GB RAM. Perangkat ini diperkirakan meluncur pada Maret atau April 2027.

Angka tersebut naik tipis dari 8GB yang digunakan pada iPhone 17. Konfigurasi ini disebut memakai enam chip 1,5GB yang dipadukan dengan chipset terbaru Apple A20.

Sebelumnya, sempat beredar rumor Apple akan langsung melompat ke 12GB RAM untuk mendukung pemrosesan AI yang lebih kompleks di perangkat. Namun, keterbatasan pasokan dan tekanan biaya membuat Apple memilih pendekatan lebih konservatif.

Chip A20 Berbasis 2nm TSMC

Di sisi performa, chip A20 dikabarkan akan diproduksi menggunakan proses 2nm dari TSMC. Peningkatan ini diperkirakan memberi peningkatan performa CPU sekitar 15 persen serta efisiensi daya hingga 30 persen dibanding generasi A19.

Peningkatan ini diharapkan berdampak langsung pada penggunaan harian, mulai dari kinerja lebih responsif, daya tahan baterai yang lebih baik, hingga kemampuan neural engine yang lebih kuat untuk fitur AI di masa depan.

Sementara itu, varian premium seperti iPhone 18 Pro dan perangkat lipat pertama Apple yang disebut-sebut sebagai iPhone Ultra akan tetap menggunakan konfigurasi lebih tinggi, yakni 12GB RAM dengan chip A20 Pro.

Keduanya diperkirakan tetap hadir pada jadwal rilis musim gugur 2026, bersamaan dengan lini flagship lainnya.

Strategi Apple Jaga Harga dan Performa

Meski tidak semua model mendapatkan peningkatan RAM besar, langkah ini dinilai sebagai strategi Apple untuk menjaga keseimbangan antara harga dan kemampuan perangkat, terutama di segmen menengah.

Dengan pendekatan ini, Apple tampaknya ingin memastikan model standar tetap terjangkau tanpa mengorbankan pengalaman pengguna secara signifikan, sementara fitur AI tingkat lanjut difokuskan pada model premium.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: