Bareskrim Polri Tangkap 8 Pengedar Vape Etomidate di Sumut, Bandarnya Sedang Hamil

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 30 Juni 2026 | 08:11 WIB
Bandar vape etomidate yang ditangkap di Bandara Kualanamu Medan, Sumut, Widya Siregar (WS) yang sedang hamil. (BeritaNasional/Humas Polri)
Bandar vape etomidate yang ditangkap di Bandara Kualanamu Medan, Sumut, Widya Siregar (WS) yang sedang hamil. (BeritaNasional/Humas Polri)

BeritaNasional.com - Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Narkoba Bareskrim Polri menangkap delapan orang terkait peredaran gelap cartridge vape mengandung narkotika jenis etomidate, salah satu yang ditangkap itu dalam kondisi hamil.

Wanita hamil tersebut bernama Widya Siregar alias WS yang bersama ketujuh orang lain ditangkap di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (23/6/2026) pekan lalu

”Saat diamankan, Widya Siregar (WS) sedang dalam kondisi hamil. Selanjutnya terhadap yang bersangkutan telah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Tim Satkes Pusdokkes Polri untuk memastikan kondisi kesehatannya sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut,” kata Dirtipid Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso dalam keterangan resmi pada Selasa (29/6/2026). 

Dari rombongan ini, Eko mengungkap peran dari WS yang dalam kondisi hamil sebagai seorang bandar. Dia lah, pemasok dari barang haram itu bekerjasama dengan suaminya, Safrizal.

Pengungkapan penyelundupan dari sindikat WS ini bermula dari penangkapan seorang kurir bernama Samuel Roynald Siahaan alias Muel dengan barang bukti 112 cartridge etomidate di Bandara Kualanamu pada Sabtu, (20/6/2026).

Ratusan vape itu disembunyikan di dalam kotak styrofoam berisi kopi durian dan es batu. Setelah berhasil menangkap Samuel, kasus ini mengarah ke sindikat dari WS dan Safrizal yang akhirnya berhasil terungkap.

”Widya Siregar menerangkan bahwa barang yang ditemukan di dalam rumahnya dan Safrizal berupa vape etomidate, inex dan H5 di dapat dari seorang dengan sebutan Ane,” jelasnya.

Selain WS dan Safrizal, mereka yang ditangkap adalah Willy Raja Pande Turnip, Deddy Pratama Putra, Wiwin Pradina, Akbar Bodamer, dan Muhammad Yudhi.

Lalu, masih ada dua orang lain yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sebagai buronan yakni M. Teddy Hamdani dan Ahmad dengan peran keterlibatan dalam sindikat ini masih didalami petugas.

Selain barang bukti 112 cartridge vape mengandung etomidate, penyidik juga menyita 50 tablet H-5, puluhan butir ekstasi berbagai merk, dua timbangan digital, serta satu set alat isap sabu. 

”Barang bukti telah dilakukan penyitaan dan pengamanan untuk kepentingan proses penyidikan,” tandasnya.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: