Ditembak di Pos Pemeriksaan, Pemuda Palestina Ditangkap Saat Mendapat Perawatan Medis

Oleh: Tim Redaksi
Rabu, 08 Juli 2026 | 15:10 WIB
Yerusalem merupakan bagian dari Palestina (Foto/Pixabay)
Yerusalem merupakan bagian dari Palestina (Foto/Pixabay)

BeritaNasional.com - Seorang pemuda Palestina dilaporkan terluka akibat tembakan pasukan Israel sebelum akhirnya ditangkap di pos pemeriksaan militer yang menghubungkan Bethlehem dan Yerusalem.

Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan pemuda tersebut terkena tembakan peluru tajam saat berada di area pemeriksaan. Tim medis darurat sempat memberikan pertolongan di lokasi kejadian.

Namun, menurut laporan, tentara Israel kemudian memerintahkan petugas medis membawa korban ke area pos pemeriksaan. Pemuda tersebut selanjutnya ditangkap saat masih berada di dalam ambulans.

Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban maupun alasan penangkapannya.

Warga Palestina Kembali ke Gaza Melalui Perbatasan Rafah

Di sisi lain, sejumlah warga Palestina mulai kembali memasuki Jalur Gaza melalui perbatasan Rafah setelah sebelumnya terpisah dari keluarga mereka dalam waktu lama.

Kelompok warga tersebut tiba dari Mesir menggunakan bus dan disambut keluarga dengan suasana haru. Sejumlah kerabat terlihat membawa bunga, memberikan pelukan, hingga menangis saat kembali bertemu setelah bertahun-tahun berpisah.

Pemerintah Mesir menyatakan proses kepulangan masih berlangsung dengan melibatkan relawan Bulan Sabit Merah Mesir. Mereka membantu pemeriksaan administrasi, membagikan paket kebutuhan bagi warga yang kembali, serta memberikan dukungan psikologis, terutama untuk anak-anak.

Tim Bulan Sabit Merah di sisi Mesir juga menyalurkan pakaian musim dingin, perlengkapan kebersihan, serta membantu proses penyatuan kembali keluarga.

Selain menerima warga yang kembali ke Gaza, otoritas Mesir juga menyiapkan fasilitas medis di perbatasan Rafah untuk menangani warga Palestina yang terluka atau sakit. Pasien akan menjalani pemeriksaan awal sebelum dipindahkan ke rumah sakit di berbagai wilayah Mesir.

Salah satu warga Palestina yang kembali adalah seorang perempuan berusia sekitar 60 tahun yang sebelumnya menjalani perawatan akibat luka perang di Mesir.

Ia mengungkapkan kebahagiaannya setelah dapat kembali bertemu keluarga di Gaza setelah lebih dari dua tahun berpisah.

“Hari ini saya sangat bahagia. Selama dua setengah tahun kami tidak bertemu mereka. Ke mana pun kami pergi, kami ingin kembali ke Gaza,” ujarnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: